Praktik Money Politic masih Digunakan, Anies Baswedan Ingatkan Jangan Mudah Tergiur Banyak Uang

Anies mengingatkan bahwa kampanye yang dilakukan tulus untuk perubahan negara ke depan.

Baktora | MataMata.com
Minggu, 21 Januari 2024 | 16:35 WIB
Praktik Money Politic masih Digunakan, Anies Baswedan Ingatkan Jangan Mudah Tergiur Banyak Uang

Praktik Money Politic masih Digunakan, Anies Baswedan Ingatkan Jangan Mudah Tergiur Banyak Uang

matamata.com - Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, menekankan bahwa semangat para relawan yang bertujuan untuk memenangkan pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) tidak dapat dimanipulasi oleh uang.

Tak dipungkiri, praktik money politic menjelang pemungutan suara akan terjadi, baik untuk memilih salah satu paslon, termasuk para caleg.

Maka dari itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan masyarakat termasuk para relawannya tak tergiur dengan jumlah uang yang tak seberapa saat Pemilu berlangsung.

"Dalam kumpulan individu ini, terdapat orang-orang yang penuh semangat, yang tidak mungkin dapat diakuisisi dengan nilai uang. Semangat ini timbul dari keyakinan yang tertanam dalam hati," ungkap Anies dikutip, Minggu (21/1/2024).

Anies menyoroti bahwa relawan dan kader dari partai koalisinya merupakan individu yang bekerja di latar belakang untuk memastikan visi dan misi AMIN mencapai seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Dalam konteks Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 78 Tahun 2024, kampanye akbar merujuk pada kampanye rapat umum.

Kampanye akbar perdana AMIN di Kota Tangerang dihelat pada Minggu dengan dihadiri oleh ribuan pendukung, simpatisan, dan anggota partai Koalisi Perubahan.

Dalam orasinya, Anies menegaskan bahwa seluruh rangkaian kampanye dijalankan dengan tulus dan semangat yang didasarkan pada keyakinan. Antusiasme dan semangat yang terpancar pada acara kampanye tersebut menunjukkan tekad yang kuat dari partisipan.

Capres nomor 1, Anies Baswedan memberi peparan, saat debat capres di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). (Instagram/@prabowo)
Capres nomor 1, Anies Baswedan memberi peparan, saat debat capres di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). (Instagram/@prabowo)

 

"Para peserta di sini bukanlah orang-orang yang dapat diukur dengan nilai materi. Mereka bukanlah individu yang diupah, melainkan individu yang berdedikasi dengan keyakinan," tambah Anies.

Baca Juga: Beda Anies Baswedan dan Prabowo Subianto Soroti Korupsi di Indonesia, Capres 02 justru Kena Hujatan

Seperti diketahui, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar masih berupaya mendulang suara untuk kemenangan di 14 Februari 2024 mendatang.

Paslon nomor urut 1 ini belum terjamin untuk meraih banyak suara di Pemilu nanti. Menyusul, pendukung lawannya memiliki basis massa yang juga berpotensi menggeser perolehan suara.

Suara anak muda saat ini cukup diperhitungkan untuk meraih dukungan dalam Pilpres 2024. Meski begitu, masih banyak swing voters yang masih labil menentukan pilihannya dari anak muda.

Maka dari itu, kampanye termasuk kegiatan debat capres-cawapres merupakan satu dari sekian cara bagi kandidat untuk menarik pemilih muda menentukan pilihannya.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menetapkan tersangka dalam kasus OTT Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Delapan orang diperiksa intensif dan rua...

news | 11:23 WIB

Rapat Paripurna DPR RI resmi mengesahkan RUU PFII menjadi Undang-Undang. Beleid ini mengatur kawasan bebas pajak, lembag...

news | 11:19 WIB

Dinas ESDM mencatat luas wilayah tambang berizin (IUP) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah mencapai 299,86 hektare yang dike...

news | 09:52 WIB

Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan dari PWI Pusat terhadap pengacara berinisial HP terkait dugaan tinda...

news | 09:48 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian merespons OTT KPK terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Ia mengi...

news | 07:30 WIB