Reaksi Ganjar Pranowo Ditanyai Koalisi ke Paslon Nomor Urut 1: Semua Bisa Saja Terjadi

Anies Baswedan bahkan mengaku ada peluang untuk memutuskan berkoalisi.

Baktora | MataMata.com
Rabu, 10 Januari 2024 | 10:43 WIB
Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. (kolase Instagram)

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. (kolase Instagram)

Matamata.com - Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menanggapi ramainya potensi koalisi antara dirinya dan paslon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Hal itu ramai menjadi sorotan setelah ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani mendekati dua pasangan calon ketika debat ketiga usai.

Munculnya isu koalisi antara paslon nomor urut 1 dan 3 bukan tanpa alasan. Hal itu menyusul ambisi kubu paslon nomor urut 2, unuk menyelesaikan Pilpres cukup satu putaran.

Ganjar Pranowo angkat bicara dengan potensi bergabungnya hingga berkoalisinya pasangan tersebut.

"Ya semua kemungkinan itu dapat saja terjadi," sebut Ganjar dikutip, Rabu (10/1/2024).

Hal itu juga dikuatkan dengan pernyataan Puan yang baru-baru ini menanggapi potensi koalisinya antara Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin (AMIN).

"Insyallah [kolaborasi]. Nanti lihat saja bagaimana nanti," kata Puan.

Ia menambahkan bahwa saat ini koalisinya fokus untuk melanjutkan kampanye untuk mendukang suara di Februari 2024 mendatang. Target menang juga menjadi ambisi PDI Perjuangan yang mengusung Ganjar-Mahfud.

"Yang penting semua bisa berjalan lancar. Termasuk menunjukkan pertarungan yan adil dan jujur," terang dia.

Gayung bersambut, bagi Anies Baswedan, potensi untuk berkoalisi dengan paslon nomor urut 3 direspon positif. Meski tak detail mengatakannya, Anies mengaku ada peluang untuk berkoalisi.

"Ya pokoknya semua peluang ada," terang Anies beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Tidak hanya Prabowo, Ganjar Pranowo Dinilai Dapat Teruskan Pembangunan Jokowi, Ini Alasannya

Seperti diketahui, tim pendukung nomor urut 2 termasu Prabowo Subianto berharap Pilpres 2024 ini berjalan satu putaran. Hal itu bukan tanpa alasan, menurut Ketum Gerindra, dana dari Pemilu ini bisa ditekan dan sisanya bisa diberikan ke rakyat.

Kendati begitu, harapan Prabowo tak diaminkan oleh dua kubu pendukung Ganjar-Mahfud dan AMIN. Mereka meyakini bahwa Pilpres 2024 akan terjadi dua putaran.

Alasannya, masing-masing paslon meyakini mendapat dukungan lebih masif mendekati hari pemungutan suara pada 14 Februari mendatang.

Rencana kubu Prabowo-Gibran ini juga memunculkan spekulasi di tengah masyarakat bahwa pendukung nomor urut 1 dan 3 tak bakal membiarkan Pilpres terjadi satu putaran saja, sehingga isu koalisi antara dua kubu tersebut semakin diyakini akan terjadi.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pemerintah resmi mengimbau penundaan keberangkatan umrah akibat konflik di Timur Tengah. Simak penjelasan Wamen Haji Dah...

news | 07:00 WIB

Prof. Quraish Shihab memanjatkan doa khusus untuk Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Nuzulul Qur'an di Istana Ne...

news | 06:00 WIB

Gubernur DKI Pramono Anung resmi menghentikan praktik open dumping di Zona 4A TPST Bantargebang menyusul instruksi Mente...

news | 15:41 WIB

Mendiktisaintek Brian Yuliarto dorong percepatan hilirisasi riset kampus di bidang pangan dan energi guna hadapi dampak ...

news | 15:06 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan tinjau MBG di Jepara. Distribusi sekolah umum capai 97%, sementara madrasah ditargetkan tunt...

news | 14:58 WIB

Kejagung sita dokumen dari kantor Ombudsman RI dan rumah Yeka Hendra Fatika terkait dugaan perintangan penyidikan kasus ...

news | 12:30 WIB

Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (JK) menegaskan masjid harus jadi pusat peradaban, penguatan ekonomi, dan penguasaan teknolog...

news | 11:30 WIB

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni desak Polri dan BNN usut tuntas peredaran Tramadol di Jakarta Timur menyusul ak...

news | 10:30 WIB

Presiden Vladimir Putin menyatakan bahwa Rusia terus meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada mitra-mitra yang dinilai...

news | 09:00 WIB

Pemerintah Irak kembali menegaskan penolakan keras terhadap penggunaan wilayah kedaulatannya sebagai lokasi peluncuran s...

news | 08:15 WIB