Yakin Raih Banyak Suara di Jawa Tengah, Anies Baswedan Anggap Jateng Bukan 'Kandang Banteng' Lagi

Jateng memiliki tempat strategis mendulang suara.

Baktora | MataMata.com
Senin, 25 Desember 2023 | 18:52 WIB
Capres RI Anies Baswedan. [Dok.Antara]

Capres RI Anies Baswedan. [Dok.Antara]

Matamata.com - Anies Baswedan, cukup percaya diri dengan kampanyenya yang mampu meraih banyak suara di Jawa Tengah. Capres nomor urut 1 ini bahkan meyakini bahwa Jateng, bukan basis PDI Perjuangan, atau dikenal istilah Kandang Banteng lagi.

Bukan tanpa alasan, Anies Baswedan merasa banyak masyarakat di Jawa Tengah yang mengaku ingin mendapat perubahan baru di pemerintahan saat ini.

"Saya rasa nuansa perubahan ini semakin terasa. Jadi banyak menginginkan perubahan itu dan semakin menonjol," terang Anies Baswedan, Senin (25/12/2023).

Anies bahkan menilai bahwa era Jateng sebagai kandang banteng sudah mulai meluntur. Pasalnya pemenang parpol sejak periode 1999-2019 lalu sudah mulai berubah.

"Kalau disebut kandang, itu periode sebelum-sebelumnya. Tapi sekarang rakyat ingin perubahan, tidak hanya di 1 partai, tapi partai-partai lainnya," klaim Anies.

Bahkan ia sedikit tak yakin jika Jawa Tenga atau Jateng ini hanya diindentikkan dengan satu partai saja, yakni PDIP. Masih banyak partai yang berkembang dan punya potensi menguasai Jateng.

"Kalau dibilang Jateng [kandang banteng], Jateng ini tempat yang bervariasi, sebetulnya kan bukan satu partai saja," terang mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Anies tak memungkiri, bahwa beberapa wilayah memang didominasi dengan partai berlambang banteng moncong putih ini. Tapi tak seharusnya Jateng dianggap juga menjadi kandang banteng.

"Bukan satu provinsi didominasi oleh satu partai saja. PKB ini juga punya kekuatan yang tidak kalah besar di Jateng. Jadi kami optimsitis bahwa perubahan ini terasa di sini," kata dia.

Perebutan suara utuk dukungan para kandidat capres-cawapres di Pemilu 2024 memang sedang berlangsung. Sejauh ini Pulau Jawa dianggap paling potensial mendulang suara terbanyak.

Baca Juga: Anies Baswedan Mulai Kampanye ke Kandang PDIP, Akui Tak Butuh Persiapan Khusus

Hal ini tentu menjadi sasaran bagi masing-masing kandidat untuk menarik banyak suara dari setiap lapisan masyarakat. Tak melulu dari latar belakang, setiap warga yang memiliki visi sama dengan para kandidat menjadi target para tim pemenangan masing-masing paslon.

Seperti diketahui, istilah kandang banteng di Jateng memang sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat. Meraih suara di Jawa Tengah memang harus banyak bersiinggungan dengan PDIP termasuk partai-partai koalisinya.

Ganjar Pranowo, capres nomor urut 3 pun mengaku ia tak segan menggerakkan pendukungnya untuk 'menyeruduk' lawan yang datang dengan cara mengintimidasi di Jateng.

Meski begitu, Ganjar tak mempersoalkan dengan datangnya sejumlah lawan lain untuk meraih suara banya di Jateng.

Ia meyakini, hingga kini kandang banteng masih menjadi istilah mengakar para pendukung PDI Perjuangan menuju Pemilu 2024 mendatang.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK memeriksa Direktur PT Marco Tour and Travel Syarif Thalib terkait dugaan jual beli kuota haji 2023-2024 yang merugik...

news | 11:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta setujui penambahan 5.000 personel Satpol PP untuk kurangi beban kerja. Simak penjelasan Wagub Rano K...

news | 10:15 WIB

Permenhut Nomor 6 Tahun 2026 resmi dirilis untuk memberikan stabilitas dan kepastian hukum bagi investor di proyek karbo...

news | 09:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap strategi 'survival mode' RI. Pemerintah fokus hapus inefisiensi dan tutup kebocoran p...

news | 06:00 WIB

Menaker Yassierli menargetkan pemerataan program Magang Nasional agar lebih inklusif bagi putra daerah dan lulusan baru ...

news | 13:06 WIB

Kementan tegaskan industri sawit Indonesia ramah lingkungan dan penuhi standar global ISPO. Simak peran strategis sawit ...

news | 13:03 WIB

Ketua DPR Puan Maharani soroti temuan 2.640 peserta UTBK 2026 yang terindikasi curang. Desak pemerintah perbarui sistem ...

news | 13:00 WIB

Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030. Menteri Kebudayaan Fadli Zon...

news | 11:00 WIB

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menggelar pertemuan dengan Panglima TNI dan sejumlah purnawirawan seperti Andika ...

news | 10:39 WIB

Kejagung memeriksa pegawai Kementerian ESDM sebagai saksi kasus korupsi PT AKT. Simak perkembangan terbaru penetapan ter...

news | 10:00 WIB