Daftar 11 Tokoh Pendiri Negara Israel di Tanah Palestina, Semuanya Pendatang dari Eropa

Israel berdiri di atas tanah Palestina. Negara itu didirikan oleh sejumlah tokoh pada 1948. Sejak berdiri, negara Yahudi itu nyaris tak pernah merasakan kedamaian.

Riki Chandra | MataMata.com
Sabtu, 16 Desember 2023 | 11:30 WIB
Bendera Israel. [Dok.Istimewa]

Bendera Israel. [Dok.Istimewa]

Matamata.com - Israel berdiri di atas tanah Palestina. Negara itu didirikan oleh sejumlah tokoh pada 1948. Sejak berdiri, negara Yahudi itu nyaris tak pernah merasakan kedamaian.

Menariknya, negara tersebut bukan didirikan oleh tokoh-tokoh kelahiran Israel. Semuanya justru imigran alias pendatang yang lahir di Eropa, khususnya Eropa Timur, Eropa Tengah, dan sebagian Eropa Barat. Mereka disebut kelompok pertama.

Para tokoh itu datang ke Palestina akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Mereka adalah pelopor Zionisme, gerakan politik yang bertujuan untuk mendirikan negara Yahudi di tanah Palestina.

Berikut tokoh-tokoh pendiri Israel

1. Theodor Herzl (1860-1904)

Seorang jurnalis dan penulis asal Austria-Hongaria yang dianggap sebagai "bapak Zionisme". Dia menerbitkan buku Der Judenstaat (Negara Yahudi) pada tahun 1896, yang memicu kebangkitan Zionisme di seluruh dunia.

2. Chaim Weizmann (1874-1952)

Seorang kimiawan asal Rusia yang menjadi presiden pertama Israel. Dia memainkan peran penting dalam mendapatkan dukungan internasional untuk pendirian Negara Israel.

3. David Ben-Gurion (1886-1973)

Seorang politikus dan pemimpin militer asal Polandia yang menjadi perdana menteri pertama Israel. Dia memimpin apa yang disebut Israel sebagai “perjuangan untuk kemerdekaan” dari Inggris dan Palestina Arab. Meski fakta sejarahnya, Inggris yang merestui berdirinya Negara Israel di atas tanah yang mereka duduki, yakni Palestina.

4. Moshe Sharett (1894-1965)

Seorang politikus asal Rusia yang menjadi perdana menteri kedua Israel. Dia memainkan peran penting dalam membangun hubungan diplomatik Israel dengan negara-negara lain.

5. Golda Meir (1898-1978)

Seorang politikus kelahiran Kyiv (dulunya Kekasiran dan sekarang Ibu Kota Ukraina). Dia adalah wanita pertama yang menjabat sebagai perdana menteri Israel.

6. Menachem Begin (1913-1992)

Seorang politikus asal Belarusia yang menjadi perdana menteri keempat Israel. Dia memimpin negosiasi perdamaian dengan Mesir yang menghasilkan Perjanjian Damai Israel-Mesir pada tahun 1979.

7. Yitzhak Rabin (1922-1995)

Seorang politikus asal Polandia yang menjadi perdana menteri kelima dan ketujuh Israel. Dia juga memimpin negosiasi perdamaian dengan Yordania dan Palestina.

8. Shimon Peres (1923-2016)

Seorang politikus asal Polandia yang menjadi perdana menteri keenam, kesembilan, dan kesepuluh Israel. Dia juga memainkan peran penting dalam negosiasi perdamaian dengan Mesir dan Palestina.

Kemudian, daftar tokoh pendiri Negara Israel dari Kelompok kedua adalah tokoh-tokoh yang sudah lama menetap di wilayah yang sekarang menjadi Israel. Namun, mereka tetap imigran Eropa. Berikut namanya:

1. Yosef Haim Brenner (1881-1921)

Seorang penulis dan aktivis Zionis awal, yang lahir di Zhitomir (sekarang Ukraina) tetapi bermigrasi ke Palestina pada usia 18 tahun. Dia memainkan peran penting dalam pengembangan budaya Yahudi di Palestina.

2. Pinchas Rutenberg (1879-1942)

Seorang pengusaha dan insinyur, yang lahir di Kostroma (sekarang Rusia) tetapi bermigrasi ke Palestina pada tahun 1906. Dia memainkan peran kunci dalam pengembangan infrastruktur listrik Israel.

3. Levi Eshkol (1895-1969)

Seorang perdana menteri Israel ketiga, yang lahir di Orsha (sekarang Belarusia) tetapi bermigrasi ke Palestina dengan keluarganya pada tahun 1906. Dia memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi Israel. Sekadar diketahui, selain daftar tokoh di atas, masih banyak lagi tokoh yang berperan penting dalam pendirian negara Israel.

 

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menyebut lemahnya kaderisasi parpol memicu mahar politik. Simak usulan KPK mulai dari jenjang kader hingga batasan m...

news | 15:32 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dirut KAI meninjau progres pembangunan 824 unit hunian layak bagi warga bantaran rel Senen...

news | 14:58 WIB

Kemenkes percepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk 26.000 dapur SPPG. Simak syarat dan cara ikut...

news | 14:51 WIB

Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak menganggap pengkritik sebagai musuh, menyusul pelap...

news | 14:15 WIB

KPK menyerahkan hasil kajian tata kelola parpol kepada Presiden Prabowo dan DPR. Simak 3 rekomendasi utama KPK termasuk ...

news | 14:00 WIB

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta mendesak PBB mengevaluasi total perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon menyusul gugurny...

news | 13:15 WIB

KPK memeriksa Direktur PT Marco Tour and Travel Syarif Thalib terkait dugaan jual beli kuota haji 2023-2024 yang merugik...

news | 11:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta setujui penambahan 5.000 personel Satpol PP untuk kurangi beban kerja. Simak penjelasan Wagub Rano K...

news | 10:15 WIB

Permenhut Nomor 6 Tahun 2026 resmi dirilis untuk memberikan stabilitas dan kepastian hukum bagi investor di proyek karbo...

news | 09:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap strategi 'survival mode' RI. Pemerintah fokus hapus inefisiensi dan tutup kebocoran p...

news | 06:00 WIB