Dubes Malaysia Sambut Tawaran Presiden Prabowo Mediasi Konflik AS-Israel dan Iran

Dubes Malaysia puji niat Presiden Prabowo jadi mediator konflik AS-Israel vs Iran pasca serangan di Teheran. Simak upaya diplomasi RI di Timur Tengah.

Elara | MataMata.com
Selasa, 03 Maret 2026 | 14:34 WIB
Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato' Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin saat ditemui di sela-sela kunjungannya ke ANTARA Heritage Center di Jakarta, Selasa (3/3/2026). (ANTARA/Nabil Ihsan)

Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato' Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin saat ditemui di sela-sela kunjungannya ke ANTARA Heritage Center di Jakarta, Selasa (3/3/2026). (ANTARA/Nabil Ihsan)

Matamata.com - Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato' Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, menyatakan dukungannya terhadap tawaran Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadi mediator perdamaian antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Menurutnya, langkah ini merupakan cerminan usaha bersama dalam mengakhiri konflik global.

Dubes Hasrin memandang usulan tersebut sebagai peran aktif Indonesia dalam menawarkan solusi, serupa dengan upaya berbagai pemimpin dunia dalam menengahi konflik Rusia-Ukraina.

“Kami menyambut baik usulan dari negara mana pun, termasuk dari Presiden Prabowo, untuk menjadi mediator dalam konflik ini. Setiap negara perlu mencari jalan dan menyarankan langkah untuk menghentikan perseteruan,” ujar Dubes Hasrin di Jakarta, Selasa (3/3).

Selain melalui jalur mediasi antarnegara, ia juga menekankan pentingnya peran Sekretaris Jenderal PBB dalam mewujudkan perdamaian di tingkat global. Malaysia dan Indonesia, lanjutnya, terus mendesak semua pihak yang bertikai untuk segera melakukan deeskalasi dan gencatan senjata, terlebih saat ini memasuki bulan suci Ramadan.

Kecaman atas Serangan ke Iran Dubes Hasrin juga menyampaikan bahwa Perdana Menteri Malaysia telah mengecam keras serangan gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Sabtu lalu.

Serangan yang menyasar ibu kota Teheran tersebut dilaporkan merusak infrastruktur dan menelan korban jiwa, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

"Perdana Menteri Malaysia sudah mengecam sekeras-kerasnya serangan tersebut yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa. Eskalasi ini mengguncang kestabilan kawasan Timur Tengah," tambahnya.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke wilayah Israel serta aset-aset AS di sejumlah negara Teluk. Menanggapi situasi yang kian memanas, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyerukan penghentian segera permusuhan.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk bertolak langsung ke Teheran guna memfasilitasi dialog, apabila pihak-pihak yang bertikai menyetujui peran mediasi tersebut. Indonesia berkomitmen penuh untuk menciptakan kembali kondisi kawasan yang kondusif demi kemanusiaan. (Antara)

Baca Juga: Presiden Prabowo Undang Para Mantan Kepala Negara ke Istana Malam Ini, Jokowi Pastikan Hadir

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB

Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan PBB untuk mempercepat pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat s...

news | 11:15 WIB