Kampanye Fun Football jadi Strategi Raih Suara, Sejitu Apa PSI Bisa Lolos ke Parlemen meski Sudah Dukung Prabowo-Gibran?

PSI terancam gagal ke Senayan karena belum mencapai ambang batas 4 persen, dari hasil survei sementara oleh Poltracking Indonesia.

Baktora | MataMata.com
Selasa, 12 Desember 2023 | 16:16 WIB
Kampanye Ketum PSI, Kaesang Pangarep saat kunjungan ke Kupang, NTT. (Intagram/@psi_id)

Kampanye Ketum PSI, Kaesang Pangarep saat kunjungan ke Kupang, NTT. (Intagram/@psi_id)

Matamata.com - Ditunjuk sebagai Ketum PSI, Kaesang Pangarep terus melebarkan sayapnya ke sejumlah wilayah di Indonesia. Tak hanya Jawa yang jadi sasaran, Kota Makassar masuk dalam list untuk menjadi daerah pemenangan.

Seperti diketahui, PSI bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) mendukung Prabowo-Gibran maju di Pilpres 2024. Diketuai Kaesang Pangarep, kunjungan ke Makassar adalah untuk bertemu kader PSI memastikan kemenangan di Pemilu 2024.

Tak hanya itu, Kaesang Pangarep juga dijadwalkan bakal mengikuti Fun Football dan juga mabar dengan sejumlah atlet E-Sport di Kota Makassar. Memang tak jarang Ketum PSI ini dijadwalkan bermain sepakbola bersama sejumlah warga termasuk kader-kader PSI di tiap sasaran daerah kampanyenya. Langkah ini juga diyakini untuk menaikkan elektabilitasnya yang masih dinilai rendah untuk lolos ke Senayan.

Kunjungannya ke Kota Makassar memang salah satu cara untuk merangkul suara dalam strategi memenangkan suara PSI termasuk Prabowo-Gibran.

Kendati datang ke Makassar dan sempat menemui Wali Kota Makassar, Ramdhan Pomanto, Kaesang mengakui tak ada pembahasan politik dalam pertemua itu.

"Tadi berbicara banyak hal, tapi enggak terkait Pilpres," ujar Kaesang dikutip, Selasa (12/12/2023).

Tak banyak memberi keterangan dari hasil pertemuan itu, Kaesang dijadwalkan bakal bertemu kader PSI Sulawesi Selatan selama 12-13 Desember.

Terpisah, Wali Kota Makassar tidak membahas politik saat bertemu anak bungsu Joko Widodo tersebut.

"Kayak-nya tadi enggak ngomong Pilpres ya. Kita lebih ke silaturahmi," terang Ramdhan.

Sebagai Wali Kota, Ramdhan hanya mengenalkan dan membranding Kota Makassar dengan pengembangannya sejauh ini.

Baca Juga: Kadernya Bikin Ulah soal Dinasti Politik, Sekjen PSI Sowan ke Sri Sultan HB X

"Kan jadi tugas Wali Kota menjual apa yang dimiliki Kota Makassar ini. Memberikan informasi branding Kota Makassar sebagai Kota Makan Enak," tambah Ramdhan.

Terlepas dari langkah PSI yang terus berkampanye ke wilayah-wilayah di Indonesia, hasil lembaga survei Poltracking Indonesia menyebutkan PSI terancam gagal lolos ke parlemen.

Pasalnya, parliamentary threshold sejumlah partai yang disurvei Poltracking Indonesia tak mencapai ambang batas 4 persen.

Terdapat tiga partai pendukung Prabowo-Gibran yang bakal gagal melaju ke Senayan, di antaranya, PPP, PSI dan Perindo. Di mana PPP mendapat angka elektabilitas sebesar 3,4 persen. Sementara Perindo hanya 1,5 persen.

"Partai politik lainnya [termasuk PSI] di bawah 1 persen," ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda.

Menanggapi hasil survei tersebut, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie tak terlalu khawatir. Ia tak akan melihat dari satu lembaga survei saja jika ingin memastikan kadernya bisa duduk di kursi Senayan.

"Tapi kalau dilihat dari survei [Litbang] Kompas dan lainnya, indikatornya positif," kilah Grace.

Seperti diketahui, PSI kerap dikait-kaitkan dengan partai yang disiapkan oleh Jokowi. Kedekatan PSI dengan Jokowi sejak maju di Pilpres 2014 cukup gencar dilakukan.

Meski begitu, partai berlambang Bunga Mawar ini masih sulit menembus kursi parlemen pada dua periode Jokowi memimpin. Kampanyenya yang selalu mengaitkan sebagai partai anak muda juga belum cukup mendongkrak parliamentary treshold.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pakar nuklir AS Dr. Kelle Barfield sebut Indonesia tak mulai dari nol dalam pengembangan energi nuklir sipil. AS siap bo...

news | 18:31 WIB

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menargetkan penerbangan Indonesia mulai m...

news | 18:27 WIB

Mendes PDT Yandri Susanto bakal memutakhirkan program Jaga Desa ke sistem digital. Langkah ini diambil untuk mendongkrak...

news | 18:24 WIB

Istri mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas, Eny Retno Yaqut, mengapresiasi langkah KPK yang mengabulkan pembantaran penahana...

news | 12:54 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan DPR bergerak cepat mencari solusi kenaikan harga gas industri non-HGBT guna menyelamat...

news | 12:50 WIB

Tiga mantan pejabat Bea Cukai, termasuk eks Direktur P2 Rizal, segera disidang pada 3 Juli 2026 terkait kasus suap impor...

news | 11:30 WIB

Menaker Yassierli menegaskan hubungan industrial antara pekerja dan perusahaan harus naik kelas ke tahap transformatif d...

news | 09:15 WIB

Menhut Raja Juli Antoni menegaskan Indonesia siap memasuki fase baru pasar karbon global melalui peluncuran SRUK dan pen...

news | 08:15 WIB

Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Yasser Hassan Farag Elshemy, mendoakan sekaligus mendukung Timnas Indonesia agar bisa ...

news | 07:15 WIB

Wamen ATR/Waka BPN Ossy Dermawan memuji capaian sertifikasi tanah DKI Jakarta yang tembus 98,6 persen dan meminta daerah...

news | 06:00 WIB