Mengenal Lapas Nusakambangan, Penjara dengan Keamanan Tinggi yang Diinginkan Ganjar Pranowo Khusus untuk Napi Korupsi

Lapas Nusakambangan kerap dijadikan tempat eksekusi para terpidana mati.

Baktora | MataMata.com
Sabtu, 09 Desember 2023 | 19:47 WIB
Sejumlah sipir mengecek ruang sel di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. (Instagram/@lapasbatu.nk)

Sejumlah sipir mengecek ruang sel di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. (Instagram/@lapasbatu.nk)

Matamata.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Batu Nusakambangan sudah dikenal sebagai penjara dengan sistem keamanan tinggi. Tak sedikit narapidana dengan hukuman berat dijebloskan di sana.

Baru-baru ini, Lapas Nusakambangan telah dikunjungi capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dalam kampanyenya di Pilpres 2024. Dalam beberapa pernyataannya, Ganjar menyebutkan bahwa Lapas Nusakambangan harus dijarikan penjara bagi pejabat yang korupsi.

"Tidak ada toleransi. Mereka [koruptor] harus menerima hukuman setimpal. Dan Nusakambangan adalah tempat yang paling tepat untuk mereka," sebut Ganjar dikutip, Sabtu (9/12/2023).

Banyak hal yang bisa dikupas dari Lapas Nusakambangan. Penjara dengan sistem keamanan tingkat tinggi ini tak mudah bagi narapidana yang berniat kabur. Seperti apa kondisi Lapas Nusakambangan sebenarnya, hingga menjadi lapas untuk penjahat kelas kakap?.

Lapas Nusakambangan sendiri dikepalai oleh Mardi Santoso. Nama resminya, Lapas Kelas I Batu Nusakambangan yang memiliki beberapa penjara dengan kategori yang berbeda.

Ada Lapas Kelas IIA Besi, Lapas Kelas IIA Kembang Kuning, Lapas IIA Permisan, Lapas IIA Narkotika, Lapas IIA Pasir Putih, Lapas Kelas IIA Karanganyar dan Kelas IIB Terbuka.

Lapas Nusakambangan sendiri berdiri di salah satu pulau dengan nama yang sama. Luas Pulau Nusakambangan ini hanya 21.000 hektare.

Penjara tersebut dikenal dengan sistem keamanannya yang ketat. Di sisi lain, bangunan tinggi dengan tembol berlapis sangat sulit bagi napi untuk kabur.

Selain itu letaknya yang ada di tengah laut, juga sangat sulit bagi seseorang napi untuk keluar dari penjara tersebut.

Lapas Nusakambangan juga menjadi tempat bagi napi yang divonis mati. Di dalam lapas ada ruang khusus isolasi untuk terpidana mati yang juga disiapkan tim penembak sebagai eksekutor.

Baca Juga: Potensi Gangguan saat Kampanye Pemilu 2024 bakal Dialami, Ganjar Pranowo Siap Cosplay jadi Kereta Api

Karena tempatnya yang jauh dan tersembunyi ini, eksekusi untuk pidana mati dilakukan di Nusakambangan.

Beberapa terpidana mati yang akhirnya dieksekusi oleh regu tembak di antaranya, teroris yang bertanggung jawab atas bom Bali, Imam Samudra, Mukhlas dan Amrozi.

Selain itu, Freddy Budiman yang merupakan gembong narkoba juga diekseskusi di Lapas Nusakambangan.

Letaknya yang terpencil ini tentu bisa menjadi tempat hukuman yang membuat jera bagi narapidana. Rencana Ganjar untuk menjadikan Lapas Nusakambangan bagi terpidana korupsi bisa jadi memberi efek yang lebih jera.

Meski begitu, perlu ada kajian dan pertimbangan lebih jauh jika memang Nusakambangan ingin dibuat khusus untuk terpidana korupsi.

Mengingat, dugaan dan indikasi para napi koruptor yang saat ini ditahan di beberapa lapas yang ada di Jakarta, tak banyak memberikan efek. Bahkan tak jarang dirumorkan para napi mendapat fasilitas yang mewah.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

WHO memperingatkan sistem kesehatan Gaza di ambang kehancuran. Stok medis dasar habis dan 18.000 pasien menunggu evakuas...

news | 15:04 WIB

Perum Bulog dan Kementan jamin stok beras nasional aman hingga 324 hari ke depan di tengah gejolak perang Timur Tengah d...

news | 14:36 WIB

China kecam serangan AS-Israel ke Iran dan tegaskan dukungan politik bagi kedaulatan Teheran. Simak laporan lengkap evak...

news | 11:45 WIB

Situs megalit berusia 1.000 tahun di Dongi-Dongi, Poso, diduga dirusak penambang emas ilegal. Simak kronologi dan penjel...

news | 09:15 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut harga BBM subsidi berpotensi naik jika harga minyak dunia terus melonjak ...

news | 07:00 WIB

Dua kapal tanker Pertamina terjebak di Selat Hormuz akibat konflik Iran-AS. Pemerintah Indonesia intensifkan negosiasi d...

news | 15:00 WIB

BRIN kembangkan Inacell, material MCC dari limbah tandan kosong sawit untuk industri farmasi & pangan. Solusi ramah ling...

news | 14:15 WIB

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman puji hakim PN Batam yang tak vonis mati ABK pembawa 2 ton sabu, sebut hakim sudah ...

news | 13:30 WIB

Kabar baik untuk guru madrasah! Kemenag mulai cairkan TPG secara bertahap pekan ini. Simak jadwal penerbitan SKAKPT taha...

news | 12:00 WIB

Komisi Reformasi Polri siapkan rekomendasi besar untuk Presiden Prabowo, mulai dari revisi 32 regulasi internal hingga e...

news | 11:15 WIB