Gibran Rakabuming Raka Dapat Sindiran Tak Datang Dialog Cawapres, Seberapa Penting Diskusi yang Dilakukan di Luar KPU?

Gibran hanya akan mendatangi debat resmi yang digelar oleh KPU RI.

Baktora | MataMata.com
Kamis, 07 Desember 2023 | 19:40 WIB
Profil Gibran Rakabuming Raka (instagram/@gibran_rakabuming)

Profil Gibran Rakabuming Raka (instagram/@gibran_rakabuming)

Matamata.com - Gibran Rakabuming Raka masih terus disorot setelah kesalahannya menyebut asam folat menjadi asam sulfat. Meski sudah meminta maaf atas kesalahan penyebutan tersebut, Wali Kota Solo ini terus menjadi bahan sindiran.

Tak hanya soal kesalahan menyebut senyawa penting dalam kandungan susu tersebut, Gibran baru-baru ini tak menghadiri undangan diskusi publik yang digelar di salah satu stasiun televisi nasional.

Dalam acara yang mengusung tema Dialog Interaktif Cawapres "Mencuri Hati" Kawula Muda itu, hanya Gibran Rakabuming Raka saja yang tak hadir. Sementara Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar datang memberikan banyak pandangannya untuk bangsa Indonesia di Pemilu 2024 nanti.

Namun apakah Gibran Rakabuming Raka memang sengaja tak hadir dalam dialog tersebut?. Apakah menjadi sangat penting bagi cawapres untuk hadir di acara dialog yang bukan diinisiasi dari KPU sendiri?.

Menjawab hal itu, Gibran membuat pernyataan bahwa dirinya tidak akan menghadiri kegiatan yang dilakukan bukan oleh KPU. Ia juga memastikan akan datang pada debat capres-cawapres yang bergulir sebanyak 5 kali selama masa kampanye nanti.

"Saya datang yang debat resmi saja," ujar Gibran dikutip, Kamis (7/12/2023).

Sementara terkait penting tidaknya kegiatan dialog, diskusi, bincang santai atau kegiatan yang kerap dibuat oleh media hingga kelompok mahasiswa dengan menghadirkan kandidat capres-cawapres dijawab oleh Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid.

Menurutnya tidak ada kewajiban untuk para kandidat menghadiri kegiatan tersebut. Mengingat bukan KPU yang menginisiasi.

"Kalau yang undang bukan KPU kan enggak wajib untuk hadir," terang Nusron.

Menyusul banyaknya tudingan masyarakat bahwa Gibran takut untuk duduk menghadapi pertanyaan hingga serangan tipis lawannya dalam dialog, Nusron mengungkapkan bahwa Gibran tidak seperti yang ditudingkan. Anak sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan hadir dalam debat resmi KPU yang kegiatan dimulai pada 12 Desember 2023.

Baca Juga: Foto Nyaleg Verrell Bramasta Viral, Salshadilla Juwita Anak Iis Dahlia Kasih Sindiran Menohok!

Terlepas dari penting tidaknya kegiatan di luar KPU untuk berdialog, kapabilitas kandidat capres dan cawapres bisa terlihat dari banyaknya diskusi yang diikuti.

Pasalnya, Pemilu 2024 ini dianggap berbeda, terutama para pemilih muda yang masih gamang menentukan siapa kandidat yang wajib dipilih saat pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

Pengamat Politik UGM, Mada Sukmajati pernah menyebutkan bahwa pemilih saat ini lebih bijak sebelum menjatuhkan pilihannya. Meski muncul sosok Gibran yang dianggap pemimpin dari kalangan muda, tak memastikan bahwa mereka akan memilih pasangan Prabowo-Gibran.

"Jadi perlu digarisbawahi kalau meraih target anak muda sejak awal Prabowo saya kira sudah melakukannya. Jadi kehadiran Gibran sebagai pendamping Prabowo juga tak bisa memastikan setiap anak muda akan memilih pasangan tersebut," ujar dia beberapa waktu lalu.

Maka dari itu, tak hanya berfokus pada debat resmi KPU saja yang ditunggu oleh para pemilih muda saat ini. Kedekatan mereka untuk bertatap muka langsung dalam diskusi atau dialog di luar kegiatan yang digelar KPU seharusnya dimanfaatkan para kandidat meraih suara mereka.

Hal itu juga selaras dengan bagaimana para pemilih itu mendapatkan informasi termasuk kesesuaian misi konkret para kandidat dalam mengayomi rakyatnya jika nanti terpilih di Pilpres 2024.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menyebut lemahnya kaderisasi parpol memicu mahar politik. Simak usulan KPK mulai dari jenjang kader hingga batasan m...

news | 15:32 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dirut KAI meninjau progres pembangunan 824 unit hunian layak bagi warga bantaran rel Senen...

news | 14:58 WIB

Kemenkes percepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk 26.000 dapur SPPG. Simak syarat dan cara ikut...

news | 14:51 WIB

Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak menganggap pengkritik sebagai musuh, menyusul pelap...

news | 14:15 WIB

KPK menyerahkan hasil kajian tata kelola parpol kepada Presiden Prabowo dan DPR. Simak 3 rekomendasi utama KPK termasuk ...

news | 14:00 WIB

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta mendesak PBB mengevaluasi total perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon menyusul gugurny...

news | 13:15 WIB

KPK memeriksa Direktur PT Marco Tour and Travel Syarif Thalib terkait dugaan jual beli kuota haji 2023-2024 yang merugik...

news | 11:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta setujui penambahan 5.000 personel Satpol PP untuk kurangi beban kerja. Simak penjelasan Wagub Rano K...

news | 10:15 WIB

Permenhut Nomor 6 Tahun 2026 resmi dirilis untuk memberikan stabilitas dan kepastian hukum bagi investor di proyek karbo...

news | 09:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap strategi 'survival mode' RI. Pemerintah fokus hapus inefisiensi dan tutup kebocoran p...

news | 06:00 WIB