Seleb

Nikita Mirzani: Akhirnya Indonesia Terbebas dari Radikal

Nikita Mirzani juga memberi selamat ke kepolisian Indonesia.

Yohanes Endra | Yuliani

Nikita Mirzani. (Matamata.com/Ismail)
Nikita Mirzani. (Matamata.com/Ismail)

Matamata.com - Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), secara resmi mengumumkan pembubaran Front Pembela Islam (FPI). Beberapa hari setelahnya, Nikita Mirzani mengunggah rasa syukurnya.

"Alhamdulillah wa syukurilah bubarkan tuh ormas pengacau," tulis Nikira Mirzani di instagram story, dikutip Minggu (3/1/2021).

Nikita Mirzani (Instagram/@nikitamirzanimawardi_17)
Nikita Mirzani (Instagram/@nikitamirzanimawardi_17)

Nikita Mirzani pun mengatakan bahwa Indonesia bebas dari radikal. Ibu tiga anak itu pun memberi selamat ke kepolisian Indonesia.

"Akhirnya Indonesia terbebas dari RADIKAL. Merdeka Indonesia, Bravo TNI & POLRI," lanjutnya.

Sebelumnya, komika Pandji Pragiwaksono juga menjadi salah satu yang bereaksi atas atas perubahan nama organisasi tersebut. Ia mengatakan sudah menerka peristiwa ini bakal terjadi.

Nikita Mirzani (Instagram/@nikitamirzanimawardi_17)
Nikita Mirzani (Instagram/@nikitamirzanimawardi_17)

"Percuma FPI dibubarin, palingan juga ganti nama," tulis Pandji Pragiwaksono di Instagram, Kamis (31/12/2020).

Kalimat itu rupanya pernah dilontarkan Pandji Pragiwaksono dalam stand up turnya bertajuk Merdeka Dalam Bercanda 2012. Terbukti, apa yang dikatakan bintang film Partikelir ini terjadi di tahun 2020.

"Akui saja, gue memang visioner," tutur Pandji Pragiwaksono.

Pandji Pragiwaksono (Instagram/@pandji.pragiwaksono)
Pandji Pragiwaksono (Instagram/@pandji.pragiwaksono)

Melengkapi postingannya, seniman 41 tahun itu juga menyertakan meme wajah seseorang dengan dua kolase singkatan FPI.

Pertama bertuliskan 'Front Pembela Islam bubar' disusul foto dengan tulisan lain, 'Front Persatuan Islam Berdiri.'

Pandji Pragiwaksono. (Youtube/PandjiPragiwaksono)
Pandji Pragiwaksono. (Youtube/PandjiPragiwaksono)

Sejak FPI dibubarkan, pujian atas kerja kepolisian Indonesia dipenuhi dengan banyaknya karangan bunga yang dikirimkan masyarakat ke instansi POLRI. Publik memuji kerja keras dan keberanian mereka membubarkan organisasi muslim tersebut.

Sebagai informasi, Mahfud MD juga menerangkan bahwa Front Pembela Islam merupakan organisasi terlarang. Namun, usai dilarang dan dibubarkan, tak lama berselang sekelompok orang dan tokoh mendeklarasikan organisasi bernama Front Persatuan Islam.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report