KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi

KPK menyebut sistem pengadaan barang dan jasa Pemkab Rejang Lebong rentan korupsi dengan skor MCP hanya 61. Simak detail data kerentanan sebelum OTT Bupati Fikri Thobari

Elara | MataMata.com
Senin, 16 Maret 2026 | 13:13 WIB
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) terduga pelaku tindak pidana korupsi suap Ijon proyek di Bengkulu tahun 2025-2026 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (11/3/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) terduga pelaku tindak pidana korupsi suap Ijon proyek di Bengkulu tahun 2025-2026 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (11/3/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym.

Matamata.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai sektor pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Bengkulu, masih sangat rentan terhadap praktik korupsi. Kondisi ini sebenarnya sudah terdeteksi radar pencegahan KPK bahkan sebelum terjadinya Operasi Tangkap tangan (OTT) terhadap bupati setempat.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penilaian tersebut merujuk pada data Monitoring Center for Prevention (MCP) 2025. Dalam instrumen pencegahan tersebut, aspek pengadaan barang dan jasa Pemkab Rejang Lebong hanya meraih skor 61, yang masuk dalam kategori rentan.

“Data menunjukkan bahwa tata kelola pengadaan, terutama pada proyek-proyek strategis seperti infrastruktur yang berkaitan langsung dengan pembangunan daerah, masih memiliki kerentanan yang perlu diperkuat,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Selain skor MCP, penurunan drastis juga terlihat pada Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025. Pemkab Rejang Lebong meraih skor 70,36, merosot 4,26 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menempatkan integritas pemerintahan daerah tersebut dalam zona rentan.

Budi menjelaskan, penurunan ini dipicu oleh melemahnya beberapa aspek internal. Salah satunya adalah sosialisasi antikorupsi di lingkungan unit kerja yang turun dari skor 69,7 menjadi 61,05. Sementara itu, penilaian dari pihak eksternal atau pakar juga hanya berada di angka 61,7.

“Melalui fungsi koordinasi dan supervisi, KPK terus mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pengadaan yang akuntabel, mulai dari tahap perencanaan, pemilihan penyedia, hingga pelaksanaan kontrak,” tegasnya.

Sebagai informasi, KPK melakukan OTT di Rejang Lebong pada 9 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, tim penyidik mengamankan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Wakil Bupati Hendri, serta 11 orang lainnya terkait dugaan suap proyek.

KPK kemudian menetapkan lima orang tersangka pada 11 Maret 2026. Mereka adalah Muhammad Fikri Thobari (MFT), Kepala Dinas PUPRPKP Rejang Lebong Hary Eko Purnomo (HEP), serta tiga pihak swasta yakni Irsyad Satria Budiman (IRS), Edi Manggala (EDM), dan Youki Yusdiantoro (YK).

Para tersangka diduga terlibat dalam praktik suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong tahun anggaran 2025–2026. Fikri Thobari diduga meminta fee proyek sebesar 10 hingga 15 persen dari pihak swasta, yang rencananya akan digunakan untuk dibagikan sebagai tunjangan hari raya (THR) bagi warga. (Antara)

Baca Juga: DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Anggota Komisi XI DPR RI, Eric Hermawan, menilai gagasan menjadikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai cabang kekuasaan...

news | 12:29 WIB

Komisi III DPR kecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Sebut aksi ini sebagai perlawanan terha...

news | 12:26 WIB

Baznas RI cetak rekor pengumpulan Zakat Istana 2026 sebesar Rp4,3 miliar. Presiden Prabowo, Wapres Gibran, dan jajaran m...

news | 12:21 WIB

Mendag Budi Santoso meninjau Pasar Rawasari dan memastikan harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan daging ay...

news | 09:30 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mempercepat proyek Blok Masela senilai Rp339 triliun. Pemerintah targetkan tender EPC dimu...

news | 08:45 WIB

PT Jasamarga Transjawa Tol berikan diskon tarif tol 30% hingga 46% untuk mudik Lebaran 2026. Cek jadwal, rute Jakarta-Se...

news | 07:15 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Kemen ESDM menjamin stok BBM serta LPG di Sulawesi aman terkendali menjelang Idul Fitri 1447 H...

news | 06:00 WIB

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo meminta pemudik hubungi Hotline 110 jika ada gangguan keamanan. Polri juga gunakan S...

news | 14:52 WIB

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa s...

news | 14:49 WIB

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia menegaskan posisi Saudi yang memilih jalur diplomasi dalam konflik Timur Tengah dan men...

news | 12:30 WIB