Seskab: Magang Nasional 2026 Perluas Kuota Jadi 150 Ribu Peserta, Uang Saku hingga Rp6 Juta

Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan perluasan kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Simak jadwal pendaftaran dan besaran uang sakunya di sini.

Elara | MataMata.com
Senin, 29 Juni 2026 | 14:49 WIB
Seskab: Magang Nasional 2026 Perluas Kuota Jadi 150 Ribu Peserta, Uang Saku hingga Rp6 Juta

Seskab: Magang Nasional 2026 Perluas Kuota Jadi 150 Ribu Peserta, Uang Saku hingga Rp6 Juta

matamata.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menilai program Magang Nasional (MagangHub) efektif membantu lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi untuk langsung terserap ke dunia kerja profesional.

“Program ini merupakan jembatan nyata bagi mahasiswa yang baru lulus kuliah untuk langsung bekerja dan memperoleh penghasilan,” ujar Teddy dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (29/6/2026).

Teddy mengakui pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah besar di sektor ketenagakerjaan, khususnya dalam mempercepat angkatan kerja muda masuk ke dunia industri. Menurutnya, program Magang Nasional yang berjalan sejak tahun lalu ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk menjawab tantangan tersebut.

Melalui program ini, lulusan strata satu (S1) dapat mengikuti pemagangan kerja selama enam bulan. Selama periode tersebut, peserta akan mendapatkan uang saku yang disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tempat mereka ditempatkan.

“Peserta mendapatkan penghasilan atau uang saku yang signifikan, antara Rp3,5 juta sampai Rp6 juta, tergantung lokasi mereka bekerja,” kata Teddy menambahkan.

Berkaca pada tingginya antusiasme angkatan pertama pada 2025, pemerintah resmi memperluas kuota total Magang Nasional tahun 2026 menjadi 150 ribu peserta. Angka ini meningkat dari kuota tahun lalu yang berjumlah 100 ribu orang.

Untuk periode (batch) pertama tahun ini, kuota yang dibuka sebanyak 50 ribu peserta dengan pendaftaran yang akan dimulai pada 15 hingga 28 Juli 2026.

Sementara itu, perusahaan yang ingin bergabung sebagai mitra industri memiliki waktu hingga 15 Juli 2026 untuk melakukan pendaftaran dan menyelesaikan tahapan verifikasi.

Setelah pendaftaran peserta ditutup, proses verifikasi dan seleksi calon peserta akan berlangsung pada 29 Juli hingga 5 Agustus 2026. Pengumuman kelulusan dijadwalkan pada 7 Agustus 2026, dan hari pertama kerja Batch I akan resmi dimulai pada 10 Agustus 2026. (Antara)

Baca Juga: Wamenkeu Pastikan Fiskal RI Aman, Defisit APBN Mei 2026 Hanya 0,7 Persen

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan aturan baru pembagian hasil ojol kini membuat driver mengantongi 92% pendapatan....

news | 14:07 WIB

Bank Indonesia tegaskan digitalisasi seperti QRIS tidak menggantikan uang rupiah fisik. Simak alasan BI tetap mendistrib...

news | 12:38 WIB

BGN dan Kemendagri resmi mengintegrasikan data Dukcapil untuk mengeliminasi data ganda penerima Program Makan Bergizi Gr...

news | 11:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kenaikan gaji hakim junior hingga 280 persen dalam Pidato Kenegaraan Sidang Tahuna...

news | 10:46 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani sebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai terobosan mewujudkan Generasi Emas 2045 dalam Si...

news | 10:04 WIB