RI Incar Kursi Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030

Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030. Menteri Kebudayaan Fadli Zon paparkan visi di Paris.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 24 April 2026 | 11:00 WIB
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dalam Sidang Executive Board ke-224 UNESCO di Paris, Kamis (23/4/2026) ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dalam Sidang Executive Board ke-224 UNESCO di Paris, Kamis (23/4/2026) ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan

Matamata.com - Indonesia resmi mengajukan diri sebagai kandidat anggota Komite Antarpemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda (Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage) UNESCO periode 2026-2030. Pencalonan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi budaya global.

Pengumuman pencalonan tersebut disampaikan langsung dalam Sidang Dewan Eksekutif (Executive Board) ke-224 UNESCO di Paris, Prancis, Kamis (23/4/2026) waktu setempat.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, memaparkan visi bertajuk “Living Heritage, Shared Future” di hadapan sekitar 300 delegasi negara anggota.

Dalam orasinya, Fadli menekankan komitmen Indonesia untuk memperkuat perlindungan warisan budaya berbasis komunitas dan mendorong kerja sama internasional yang setara, terutama bagi negara berkembang.

“Indonesia berkomitmen memperluas akses dukungan internasional dan memastikan warisan budaya menjadi jembatan bagi masa depan bersama,” ujar Fadli Zon dalam keterangan resminya.

Untuk memperkuat daya tawar diplomasi, Indonesia turut menampilkan Tari Pendet dan Gamelan dalam forum bergengsi tersebut. Sebagai informasi, Tari Pendet telah diinskripsi UNESCO pada 2015 sebagai bagian dari Tiga Genre Tari Tradisional di Bali, sementara Gamelan menyusul pada 2021.

Usul Pembentukan Pusat Budaya Asia-Pasifik Selain mengincar kursi komite, Indonesia juga mengusulkan pembentukan Asia-Pacific Center for Community-Based Safeguarding of Intangible Cultural Heritage. Fasilitas ini direncanakan menjadi Category 2 Centre UNESCO yang berlokasi di Indonesia.

Pusat ini diproyeksikan menjadi hub peningkatan kapasitas kawasan Asia-Pasifik dalam pelestarian budaya, pertukaran pengetahuan, serta penguatan kerja sama antarnegara.

Pemerintah optimistis pencalonan ini menjadi momentum krusial bagi Indonesia untuk mempengaruhi kebijakan kebudayaan dunia. Delegasi Indonesia dalam sidang tersebut turut didampingi oleh Dirjen Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Endah T.D. Retnoastuti, Direktur Diplomasi Raden Usman Effendi, serta Kepala Museum dan Cagar Budaya Esti Nurjadin.

Partisipasi aktif ini diharapkan mampu menggalang dukungan luas dari negara-negara anggota UNESCO sekaligus mempertegas peran RI dalam kerja sama multilateral di bidang kebudayaan. (Antara)

Baca Juga: Aldy Riva dan Alexander Nicholi Asal AS, Temukan Teknologi IT Canggih 'Anodyne'

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menyebut lemahnya kaderisasi parpol memicu mahar politik. Simak usulan KPK mulai dari jenjang kader hingga batasan m...

news | 15:32 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dirut KAI meninjau progres pembangunan 824 unit hunian layak bagi warga bantaran rel Senen...

news | 14:58 WIB

Kemenkes percepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk 26.000 dapur SPPG. Simak syarat dan cara ikut...

news | 14:51 WIB

Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak menganggap pengkritik sebagai musuh, menyusul pelap...

news | 14:15 WIB

KPK menyerahkan hasil kajian tata kelola parpol kepada Presiden Prabowo dan DPR. Simak 3 rekomendasi utama KPK termasuk ...

news | 14:00 WIB

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta mendesak PBB mengevaluasi total perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon menyusul gugurny...

news | 13:15 WIB

KPK memeriksa Direktur PT Marco Tour and Travel Syarif Thalib terkait dugaan jual beli kuota haji 2023-2024 yang merugik...

news | 11:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta setujui penambahan 5.000 personel Satpol PP untuk kurangi beban kerja. Simak penjelasan Wagub Rano K...

news | 10:15 WIB

Permenhut Nomor 6 Tahun 2026 resmi dirilis untuk memberikan stabilitas dan kepastian hukum bagi investor di proyek karbo...

news | 09:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap strategi 'survival mode' RI. Pemerintah fokus hapus inefisiensi dan tutup kebocoran p...

news | 06:00 WIB