Menteri PU Pastikan Jalan Nasional di Jatim Siap Dilalui Pemudik Lebaran 2026

Menteri PU Dody Hanggodo meninjau kesiapan jalan nasional di Jawa Timur jelang mudik Lebaran 2026. Sebanyak 13.306 lubang jalan telah diperbaiki untuk kenyamanan pemudik.

Elara | MataMata.com
Senin, 02 Maret 2026 | 06:15 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau kesiapan jaringan jalan nasional di Tuban, Provinsi Jawa Timur, Minggu (1/3/2026). ANTARA/Aji Cakti

Menteri PU Dody Hanggodo meninjau kesiapan jaringan jalan nasional di Tuban, Provinsi Jawa Timur, Minggu (1/3/2026). ANTARA/Aji Cakti

Matamata.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memastikan kesiapan jaringan jalan nasional di Provinsi Jawa Timur untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Langkah percepatan perbaikan terus dikebut guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode puncak pergerakan tersebut.

“Kita harus memastikan jalan nasional di Jawa Timur dalam kondisi aman dan nyaman dilalui masyarakat, terutama bagi pengendara roda dua,” ujar Dody saat meninjau infrastruktur di Tuban, Jawa Timur, Minggu (1/3/2026).

Berdasarkan data Kementerian PU, total panjang jalan nasional di Jawa Timur mencapai 2.261,68 km yang tersebar di 358 ruas, didukung oleh 973 jembatan sepanjang 34.807 meter. Saat ini, tingkat kemantapan jalan rata-rata berada di atas 80 persen dengan kategori baik hingga sedang.

Dody mengungkapkan, pihaknya fokus pada penanganan lubang jalan (zero pothole). Dari total 14.132 titik lubang yang terdata, sebanyak 13.306 titik telah berhasil ditangani.

"Tersisa 826 titik lagi yang saat ini dalam proses penyelesaian akhir. Selain itu, pengerjaan marka jalan juga terus dipercepat untuk meningkatkan aspek keselamatan," tambahnya.

Antisipasi Titik Rawan Macet dan Bencana Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali telah memetakan sejumlah titik rawan. Untuk potensi kemacetan dan kecelakaan, perhatian khusus diberikan pada ruas Batas Kota Bangkalan–Kabupaten Sampang serta kawasan Alas Baluran di Banyuwangi.

Di lokasi-lokasi tersebut, otoritas terkait telah menambah rambu peringatan dan memperkuat koordinasi dengan pihak kepolisian.

Tak hanya kemacetan, mitigasi bencana akibat cuaca ekstrem juga menjadi prioritas. Beberapa ruas yang diidentifikasi rawan banjir dan longsor meliputi:

Ruas Ngoro–Mojosari dan Ploso–Pacitan–Hadiwarno.
Ruas Bangil–Pasuruan.

Perbatasan Kabupaten Malang–Kota Lumajang (khususnya segmen Turen Km 54 hingga Km 60).

Baca Juga: Alyssa Lozovskaya dan Julio Rionaldo, Bintangi Film Internasional

“Personel dan alat berat telah kami siagakan di titik-titik rawan tersebut untuk memastikan respons cepat jika terjadi gangguan akibat faktor cuaca,” tegas Dody.

Sebagai pusat pemantauan, BBPJN Jawa Timur–Bali juga telah mendirikan Posko Jalur Lebaran di berbagai satuan kerja wilayah. Dengan kesiapan infrastruktur dan personel ini, Kementerian PU optimistis konektivitas dan keselamatan pemudik di wilayah Jawa Timur dapat terjaga dengan baik. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Gubernur Jatim Khofifah dan Gubernur Malut Sherly Tjoanda bahas penguatan SPBE, manajemen ASN, hingga optimalisasi Tol L...

news | 14:15 WIB

BGN meluruskan alokasi dana Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp500 juta per SPPG untuk periode 12 hari. Dana disalurka...

news | 14:11 WIB

Survei terbaru Gallup mengungkap 57% warga AS dukung kemerdekaan Palestina. Simpati terhadap Israel di kalangan Republik...

news | 12:00 WIB

KPK duga korupsi di Ditjen Bea Cukai melibatkan perintah atasan secara berjenjang. Temuan uang Rp5 miliar di safe house ...

news | 09:15 WIB

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengungkap realisasi kredit UMKM 2025 baru 19,4%, jauh dari target RPJMN. Simak detail ke...

news | 07:15 WIB

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong DPR RI untuk segera memprioritaskan pembahasan Rancangan Undang-Unda...

news | 16:03 WIB

Kementerian Sosial (Kemensos) berkomitmen penuh menindaklanjuti laporan memilukan mengenai dugaan kekerasan yang dialami...

news | 15:50 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, meluapkan kemarahannya saat meninjau infrastruktur Kampung N...

news | 15:15 WIB

Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas, mendesak agar proses hukum terhadap Fandi Ramadhan, anak buah kapal (ABK) y...

news | 14:15 WIB

Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, mengkritik keras narasi yang memisahkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari ...

news | 13:15 WIB