One Way Tol Kalikangkung Diperpanjang hingga Salatiga, Volume Kendaraan Naik

Polisi perpanjang skema one way lokal dari Tol Kalikangkung hingga Exit Tol Salatiga mulai pukul 16.45 WIB menyusul lonjakan kendaraan hingga 4.000 unit per jam.

Elara | MataMata.com
Rabu, 18 Maret 2026 | 18:54 WIB
One Way Tol Kalikangkung Diperpanjang hingga Salatiga, Volume Kendaraan Naik

One Way Tol Kalikangkung Diperpanjang hingga Salatiga, Volume Kendaraan Naik

matamata.com - Kepolisian resmi memperpanjang pemberlakuan jalur satu arah (one way) lokal mulai dari Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, hingga Exit Tol Salatiga, Jawa Tengah, pada Rabu (18/3/2026). Langkah ini diambil guna mengurai kepadatan arus mudik yang terus meningkat.

Kepala Pos Pengamanan Kalikangkung Semarang, AKP Dimas, menyatakan bahwa perluasan jalur satu arah tersebut mulai diberlakukan sore ini.

"Mulai pukul 16.45 WIB, one way diperpanjang sampai exit Salatiga," ujar AKP Dimas di Semarang.

Menurut Dimas, keputusan memperpanjang jalur satu arah ini didasarkan pada pemantauan intensif arus kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Kalikangkung. Data menunjukkan volume kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah telah melampaui batas normal.

"Rata-rata kendaraan yang melintas di Kalikangkung sudah di atas 3.000 unit per jam. Bahkan, pada pukul 15.00 hingga 16.00 WIB, jumlahnya mencapai lebih dari 4.000 kendaraan per jam," jelasnya.

Sebelumnya, skema one way secara nasional telah diberlakukan sejak Rabu dini hari. Proses sterilisasi jalur pun sudah dilakukan sejak Selasa (17/3) malam, menyasar kendaraan dari arah Semarang menuju barat.

"Rombongan pertama dari arah Jakarta tiba di Kalikangkung sekitar pukul 01.00 WIB," tambahnya.

Meski terjadi lonjakan volume, AKP Dimas menyebutkan bahwa secara umum arus lalu lintas yang masuk ke Jawa Tengah hingga H-3 Lebaran ini masih dalam kondisi terkendali. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

PT Transjakarta bersama Dishub DKI merampungkan penataan separator Koridor 9 demi menekan angka kecelakaan dan menjaga k...

news | 14:30 WIB

Komnas Perempuan mendesak Kementerian Keuangan meninjau PPN produk menstruasi. Pajak pembalut dinilai menambah beban eko...

news | 14:00 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim menyebut keberadaan intelijen Israel di negara tetangga dan serangan siber hibrida sebagai pot...

news | 13:45 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengendalikan produksi batu bara nasional lewat RKAB demi kerek harga global dan mendongkr...

news | 12:30 WIB

Partai Gerindra menegaskan tidak mengintervensi kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat tiga anggota DPRD di Jawa Tim...

news | 12:15 WIB