MUI Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace, Istana: Kami Akan Berdialog

Pemerintah merespons cepat desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta Indonesia menarik diri dari keanggotaan Board of Peace (BoP). Pihak Istana menyatakan segera membuka ruang dialog dengan para ulama untuk menjelaskan urgensi posisi diploma

Elara | MataMata.com
Senin, 02 Februari 2026 | 14:30 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan di sela agenda Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan di sela agenda Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)

Matamata.com - Pemerintah merespons cepat desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta Indonesia menarik diri dari keanggotaan Board of Peace (BoP). Pihak Istana menyatakan segera membuka ruang dialog dengan para ulama untuk menjelaskan urgensi posisi diplomasi Indonesia di forum internasional tersebut.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan pemerintah menghormati aspirasi MUI. Menurutnya, dialog sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai alasan di balik keputusan Indonesia bergabung dengan BoP.

“Kami akan berdialog dengan MUI. Nanti akan kami berikan penjelasan mengapa kita memutuskan untuk bergabung di Board of Peace ini,” ujar Prasetyo di sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).

Prasetyo menjelaskan bahwa keikutsertaan Indonesia di BoP adalah langkah taktis untuk menyuarakan kepentingan Palestina langsung di meja perundingan.

“Itu bagian dari cara kita membangun dialog. Kalau kita tidak bergabung, bagaimana kita bisa memberikan masukan dan pendapat agar kemerdekaan bangsa Palestina diakui dunia?” tambahnya.

Mengenai kritik terkait iuran keanggotaan, Prasetyo menegaskan hal tersebut adalah konsekuensi logis dari komitmen internasional. "Itu bagian dari komitmen (sebagai anggota)," ujarnya singkat.

Kritik Keras MUI: Sebut 'Perdamaian Semu' Sebelumnya, MUI melalui laman resminya melontarkan kritik pedas terhadap keanggotaan RI di BoP. Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis, menilai keikutsertaan Indonesia dalam forum yang digagas Presiden AS Donald Trump tersebut tidak wajar.

MUI menyoroti keberadaan Perdana Menteri Israel sebagai anggota di dalam BoP, sementara pihak Palestina justru tidak dilibatkan. Kondisi ini membuat MUI menilai BoP tidak berpihak pada keadilan bagi rakyat Palestina.

“MUI menilai forum ini berpotensi menjadi bentuk neokolonialisme. Kami menolak konsep 'perdamaian semu' yang tidak mengakui Palestina sebagai bangsa terjajah dan justru melanggengkan pendudukan Israel,” tulis pernyataan resmi MUI.

Presiden Prabowo Subianto sendiri sebelumnya menandatangani piagam keanggotaan BoP di sela-sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026 lalu. Langkah ini kini menjadi sorotan tajam di dalam negeri, terutama dari kalangan organisasi kemasyarakatan berbasis agama. (Antara)

Baca Juga: Hashim Djojohadikusumo Ingatkan Jangan Korupsi, 141 Ribu Rusun Subsidi Mulai Dibangun di Meikarta

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB

Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan PBB untuk mempercepat pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat s...

news | 11:15 WIB

Dirut Pupuk Indonesia menegaskan prioritas utama adalah petani lokal di tengah lonjakan harga urea global akibat konflik...

news | 10:15 WIB

KPK agendakan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah biro haji (PIHK) pekan depan terkait kasus korupsi kuota haji yang m...

news | 09:30 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani resmi menarik stok beras darurat di bandara dan pelabuhan Sumatera seiring pulihnya jal...

news | 08:30 WIB

GCC mendesak DK PBB segera amankan Selat Hormuz menyusul blokade Iran. Penutupan jalur maritim vital ini picu kenaikan h...

news | 07:00 WIB

KPK umumkan tingkat kepatuhan LHKPN 2025 mencapai 96,24%. Sektor yudikatif hampir 100%, sementara legislatif masih di an...

news | 06:15 WIB