Mahasiswa di London Kagumi Sikap Humble Presiden Prabowo saat Kunjungan Kerja

Presiden Prabowo Subianto mendapatkan sambutan hangat dari mahasiswa Indonesia saat tiba di Hotel Raffles, London, Inggris, Senin (19/1) waktu setempat. Sikap ramah dan rendah hati Kepala Negara meninggalkan kesan mendalam bagi para pelajar yang seda

Elara | MataMata.com
Selasa, 20 Januari 2026 | 14:15 WIB
Sejumlah mahasiswa Indonesia disela-sela penyambutan Presiden Prabowo Subianto di Hotel Raffles, London, Inggris, Senin (19/1/2026) (ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo)

Sejumlah mahasiswa Indonesia disela-sela penyambutan Presiden Prabowo Subianto di Hotel Raffles, London, Inggris, Senin (19/1/2026) (ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo)

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto mendapatkan sambutan hangat dari mahasiswa Indonesia saat tiba di Hotel Raffles, London, Inggris, Senin (19/1) waktu setempat. Sikap ramah dan rendah hati Kepala Negara meninggalkan kesan mendalam bagi para pelajar yang sedang menempuh studi di Negeri Raja Charles tersebut.

Adhya, mahasiswi magister di University College London (UCL), mengaku terkesan dengan kesediaan Presiden menyapa langsung para mahasiswa dan staf KBRI yang telah menunggu.

“Jujur, kami cukup kagum karena beliau sangat humble. Beliau menyapa dan menyalami banyak masyarakat, mulai dari tim KBRI sampai para mahasiswa,” ujar Adhya dalam keterangannya, Selasa (20/1).

Ia menambahkan, keramahan Presiden membuat suasana penyambutan terasa sangat hangat. "Kami merasa senang karena bisa menyambut beliau secara langsung, dan beliau pun menyambut kami kembali dengan sangat baik," tambahnya.

Dorong Kerja Sama dengan Russell Group Selain agenda pertemuan bilateral, dalam kunjungan tersebut Presiden Prabowo menjajaki peluang kerja sama dengan Russell Group—kumpulan universitas riset terbaik di Inggris. Langkah ini diambil guna membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi putra-putri bangsa.

Harapan besar pun digantungkan oleh para mahasiswa. Adhya berharap kolaborasi ini menjadi jembatan agar standar pendidikan di Inggris bisa diakses lebih banyak pelajar dari tanah air.

"Kami berharap kerja sama tersebut bisa menjadi jembatan sehingga mahasiswa di Indonesia juga memiliki kesempatan pendidikan yang sama seperti kami yang studi di Inggris," kata Adhya.

Senada dengan itu, Jovan, mahasiswa UCL lainnya, menaruh harapan agar di era kepemimpinan Prabowo, sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi terus mengalami kemajuan yang merata hingga ke seluruh lapisan masyarakat.

“Kami mendoakan agar Bapak Presiden selalu sehat sehingga semua rencana pembangunan ke depan berjalan lancar. Kami ingin Indonesia makin maju,” pungkas Jovan mewakili rekan-rekannya. (Antara)

Baca Juga: Pariwisata Indonesia Berjaya di Awal 2026: Bali Dinobatkan Sebagai Destinasi Terbaik Dunia

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB

Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan PBB untuk mempercepat pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat s...

news | 11:15 WIB

Dirut Pupuk Indonesia menegaskan prioritas utama adalah petani lokal di tengah lonjakan harga urea global akibat konflik...

news | 10:15 WIB

KPK agendakan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah biro haji (PIHK) pekan depan terkait kasus korupsi kuota haji yang m...

news | 09:30 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani resmi menarik stok beras darurat di bandara dan pelabuhan Sumatera seiring pulihnya jal...

news | 08:30 WIB

GCC mendesak DK PBB segera amankan Selat Hormuz menyusul blokade Iran. Penutupan jalur maritim vital ini picu kenaikan h...

news | 07:00 WIB

KPK umumkan tingkat kepatuhan LHKPN 2025 mencapai 96,24%. Sektor yudikatif hampir 100%, sementara legislatif masih di an...

news | 06:15 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB