Lemhannas Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) bekerja sama dengan Alumni P4N 63 Lemhannas RI, TNI Angkatan Udara, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana di Aceh, Sumat

Elara | MataMata.com
Selasa, 23 Desember 2025 | 11:00 WIB
Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily (tengah) saat serahkan bantuan logistik di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (22/12/2025) (ANTARA/Ho-Humas Lemhannas)

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily (tengah) saat serahkan bantuan logistik di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (22/12/2025) (ANTARA/Ho-Humas Lemhannas)

Matamata.com - Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) bekerja sama dengan Alumni P4N 63 Lemhannas RI, TNI Angkatan Udara, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Senin (22/12).

Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa, disebutkan bahwa bantuan tersebut bertujuan meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.

“Kami percaya bantuan akan didistribusikan oleh BNPB sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah. Kami sampaikan amanah ini dan terima kasih berkenan menyalurkan bantuan kami,” kata Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily.

Bantuan itu diserahkan Ace kepada Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Pusat.

Ace menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa kebutuhan nonpangan, seperti pakaian, pembalut, popok, serta kebutuhan dasar lainnya sebanyak 71 kantong.

Seluruh bantuan tersebut dikirim menggunakan pesawat melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Ace berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana serta mendorong semangat gotong royong dan empati dari berbagai pihak dalam upaya pemulihan wilayah terdampak. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB