TNI Pulihkan Akses TarutungSibolga Pascabencana Longsor

Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama pemerintah daerah berhasil membuka kembali jalur utama TarutungSibolga, Sumatera Utara, yang sempat terputus akibat bencana tanah longsor. Jalur tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan wilayah Med

Elara | MataMata.com
Senin, 22 Desember 2025 | 08:15 WIB
Kendaraan kembali melintas di jalur yang sempat putus di Sumatera Utara. (ANTARA/HO-TNI)

Kendaraan kembali melintas di jalur yang sempat putus di Sumatera Utara. (ANTARA/HO-TNI)

Matamata.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama pemerintah daerah berhasil membuka kembali jalur utama Tarutung–Sibolga, Sumatera Utara, yang sempat terputus akibat bencana tanah longsor. Jalur tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan wilayah Medan, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, mengatakan penanganan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi medan serta cuaca di lokasi terdampak.

“Meski jalur telah dapat dilalui, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mematuhi arahan petugas di lapangan," ujar Freddy dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Ia menambahkan, masyarakat juga diminta memperhatikan faktor cuaca dan keamanan saat melintas karena sejumlah titik masih dalam proses penanganan lanjutan.

Saat ini, akses jalan Tarutung–Sibolga telah bisa dilalui kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) setelah TNI menyelesaikan pembukaan jalur darurat di kawasan tersebut.

Freddy memastikan TNI bersama pemerintah daerah dan unsur terkait akan terus melakukan pemantauan serta perbaikan lanjutan agar jalur transportasi tetap aman dan berfungsi optimal. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Ia juga menegaskan bahwa pembukaan kembali jalur ini menunjukkan dedikasi petugas di lapangan yang terus bekerja dalam menangani dampak bencana.

"Kerja keras aparat, relawan, dan seluruh unsur yang terlibat mencerminkan kehadiran negara dalam situasi darurat," katanya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB