Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Mobil Pengantar MBG di RSUD Koja

Presiden Prabowo Subianto menjenguk tiga korban kecelakaan yang tertabrak mobil pengantar program Makan Bergizi Gratis (MBG) di RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa siang.

Elara | MataMata.com
Selasa, 16 Desember 2025 | 15:39 WIB
‎Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan yang tertabrak mobil pengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) di RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa (16/12) siang. Antara/Dokumentasi Pribadi

‎Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan yang tertabrak mobil pengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) di RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa (16/12) siang. Antara/Dokumentasi Pribadi

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menjenguk tiga korban kecelakaan yang tertabrak mobil pengantar program Makan Bergizi Gratis (MBG) di RSUD Koja, Jakarta Utara, Selasa siang.

Berdasarkan video yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa, Presiden Prabowo yang mengenakan kemeja safari berwarna krem tiba di RSUD Koja sekitar pukul 12.20 WIB. Ia didampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kedatangan Presiden disambut antusias oleh tenaga kesehatan, pegawai, serta pengunjung rumah sakit di lobi RSUD Koja.

“Presiden menengok tiga pasien yang masih dirawat sekaligus berkomunikasi dengan ketiganya,” kata Dadan saat dikonfirmasi media melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa.

Dadan menjelaskan kunjungan Presiden tersebut bertujuan menunjukkan empati dan perhatian kepada dua siswa serta seorang guru yang menjadi korban kecelakaan mobil pengantar MBG di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara.

Dalam peninjauan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan rumah sakit kepada para korban kecelakaan.

Untuk menghibur para korban, Presiden menanyakan sejumlah hal kepada siswa dan guru yang dirawat. Presiden juga menyemangati para siswa agar tetap rajin belajar.

“Presiden menanyakan nama, kondisi, dan makanan kesukaan. Kepada Pak Guru Maryono, Presiden menyampaikan terima kasih atas dedikasinya. Untuk kedua siswa, Presiden memberi pesan agar rajin belajar,” kata Dadan.

Sebelumnya, dalam Sidang Kabinet Paripurna, Dadan melaporkan kepada Presiden Prabowo bahwa sebanyak 22 orang mengalami cedera dalam kecelakaan tersebut. Setelah menjalani observasi sekitar enam jam pada hari yang sama, sebanyak 10 siswa diperbolehkan pulang.

Adapun delapan siswa dan satu guru menjalani perawatan di RSUD Koja, sementara tiga siswa dirawat di RSUD Cilincing.

Baca Juga: Atalia Praratya Dijadwalkan Hadiri Sidang Perdana Gugatan Cerai di PA Bandung

“Hari ini tersisa empat pasien yang dirawat di RSUD Koja dan satu pasien di RSUD Cilincing dengan kondisi yang baik,” kata Dadan di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12). (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto dan KSP Dudung Abdurachman dijadwalkan hadir di Monas untuk menyerap aspirasi pada puncak Hari...

news | 15:03 WIB

TNI AU menggelar latihan matra udara Sarva Gesit-26 di Bogor untuk mengasah kemampuan pilot helikopter dalam misi tempur...

news | 14:58 WIB

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.500 Komandan Satuan TNI di Unhan Sentul. Bahas peran strategis TN...

news | 13:03 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut kekayaan budaya Indonesia, seperti lukisan purba di Pulau Muna, adalah potensi eko...

news | 11:57 WIB

Mensos Saifullah Yusuf memastikan korban kecelakaan KRL di Bekasi mendapatkan asesmen pemberdayaan ekonomi agar kemandir...

news | 11:54 WIB

Wamenekraf Irene Umar dorong kriya seni ukir Jepara tembus pasar internasional melalui strategi hilirisasi dan perlindun...

news | 10:55 WIB

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta advokat muda Indonesia menjaga integritas dan membantu rakyat kecil me...

news | 10:53 WIB

China tingkatkan ekspor bahan bakar menjadi 500.000 ton pada Mei 2026 demi stabilitas energi global di tengah konflik Se...

news | 09:45 WIB

Wamendiktisaintek Stella Christie ingatkan ASN pentingnya deep thinking dan system thinking dalam mengambil kebijakan ag...

news | 09:42 WIB

Pemerintah resmi menerbitkan Permendag No 11 Tahun 2026 untuk membatasi impor gandum, kacang, hingga buah pir demi melin...

news | 08:41 WIB