Presiden Prabowo Beli Sapi Kurban 1,05 Ton dari Peternak Bantul

Presiden Prabowo Subianto membeli sapi kurban jenis Simental seberat 1,05 ton dari peternak di Bantul, DIY seharga Rp110 juta untuk Iduladha 2026.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:03 WIB
Sapi dengan bobot 1,05 ton dari peternak Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta dipilih Presiden untuk hewan kurban. ANTARA/Hery Sidik

Sapi dengan bobot 1,05 ton dari peternak Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta dipilih Presiden untuk hewan kurban. ANTARA/Hery Sidik

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi kurban dengan bobot mencapai 1,05 ton dari seorang peternak di Salakan, Kalurahan Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sapi tersebut disiapkan sebagai hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

"Sapi kurban yang dipilih Pak Prabowo ini bobotnya 1,05 ton, dibeli dengan harga Rp110 juta," ujar Supardiono Sambodo, peternak sapi saat ditemui di kandangnya di Dusun Salakan, Bangunjiwo, Bantul, Jumat (15/5/2026).

Menurut Supardiono, sapi jenis Simental yang diberi nama 'Sontrot' tersebut saat ini berusia sekitar tiga tahun. Ia mengaku merawat sapi tersebut sejak masih anakan.

"Ini kebetulan dari hasil branding sendiri, kita pelihara sejak anakan. Jenisnya Simental, usia sekitar tiga tahun. Kalau nama 'Sontrot' itu diberikan karena kebetulan saya juga penjual ubi," kata Supardiono.

Sebelum dipilih oleh Presiden, Supardiono awalnya mengusulkan tiga ekor sapi dengan rata-rata bobot yang hampir sama. Namun, setelah melalui proses seleksi ketat dari tim kepresidenan, hanya satu ekor sapi Simental ini yang lolos.

"Kemarin ada teman yang kebetulan berprofesi sebagai mantri menawarkan untuk mengusulkan sapi ini sebagai hewan kurban Pak Prabowo. Dari tiga ekor yang dimasukkan, alhamdulillah lolos satu ekor," tuturnya.

Sebelum kesepakatan diambil, tim kesehatan hewan dari Pemerintah Kepanduan DIY dan pemerintah pusat telah mengunjungi lokasi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kesehatan ternak.

"Petugas kesehatan hewan langsung ke sini melakukan cek kesehatan dan memberikan obat cacing. Jadi sudah dipastikan kesehatannya, termasuk pemeriksaan gigi (apakah sudah poel atau belum) dan memastikan bebas cacing," jelas Supardiono.

Saat ini, sapi kurban milik Presiden tersebut masih dipelihara di kandang Supardiono dan baru akan diantar menjelang Iduladha. Kendati demikian, ia mengaku belum mengetahui lokasi pasti penyembelihan maupun distribusi daging kurban tersebut.

Supardiono yang baru memulai usaha peternakan sapi sejak empat tahun lalu ini mengaku sangat bangga dan tidak menyangka sapinya akan dipilih oleh orang nomor satu di Indonesia.

Baca Juga: Wamendag Roro Esti Bidik Peningkatan Kerja Sama Ekonomi RI-Rusia, Targetkan FTA Rampung 2026

"Rasanya senang banget. Kami ini peternak kecil, tapi bisa dipercaya oleh Presiden. Sebelumnya tidak menyangka karena saingannya dari peternak lain tentu banyak," ungkapnya.

Ia pun berpesan kepada sesama peternak sapi agar tetap konsisten dan merawat hewan ternak dengan sepenuh hati.

"Intinya kita beternak itu bismillah dan harus senang dengan hewan itu sendiri. Kalau kita tidak senang dengan sapi, bagaimana bisa merawatnya dengan baik? Yang penting istikamah," pungkas Supardiono. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

BPI Danantara berkolaborasi dengan KPK untuk mengintegrasikan sistem pelaporan pelanggaran (WBS) di seluruh BUMN demi me...

news | 19:05 WIB

Menpora menegaskan kompetisi IBL 2026 yang semakin kompetitif dan melahirkan Bogor Hornbills sebagai juara baru menjadi ...

news | 18:27 WIB

Desainer Gen Z Fajar Novario memenangkan sayembara logo HUT Ke-81 RI pilihan masyarakat dan meraih Rp100 juta. Presiden ...

news | 16:41 WIB

Istana resmi merilis logo HUT Ke-81 RI karya desainer asal Padang. Simak makna filosofisnya dan cek daftar pemenang hadi...

news | 16:16 WIB

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penurunan bunga PNM Mekaar jadi 8 persen berlaku untuk semua nasabah. S...

news | 15:55 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan perluasan kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Simak jadwal pendaf...

news | 14:49 WIB

Wamenkeu Juda Agung memastikan kondisi fiskal RI per Mei 2026 aman dan terjaga dengan defisit APBN terkendali di angka 0...

news | 14:35 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia resmi menurunkan harga LNG industri menjadi 13 dolar AS per MMBTU demi menjaga daya saing ...

news | 14:28 WIB

Roy Suryo membeberkan dugaan pelanggaran privasi dan prosedur oleh penyidik Polda Metro Jaya saat penangkapan dirinya, d...

news | 12:33 WIB

Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk terus menyerap gabah dan beras petani sepanjang tahun 2026. Hingga Juni, serapa...

news | 09:30 WIB