Puan Temui Ketua Kadin Bahas Sinergi Pengusaha dengan Program Pemerintah

Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, untuk membahas peran pengusaha dalam implementasi program pemerintah.

Elara | MataMata.com
Selasa, 09 Desember 2025 | 15:42 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri) bersama Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (9/12/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri) bersama Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (9/12/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Matamata.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, untuk membahas peran pengusaha dalam implementasi program pemerintah.

Puan mengatakan Kadin memiliki jaringan pengusaha dari tingkat nasional hingga daerah. Karena itu, menurut dia, Kadin dan DPR RI perlu bersinergi untuk mewujudkan program pemerintah.

“Karenanya saya tadi juga meminta kepada Ketua Umum Kadin untuk memberikan masukan terkait kebutuhan dari Kadin,” kata Puan usai pertemuan.

Selain itu, Puan menyampaikan bahwa Kadin meminta DPR RI mempercepat pembahasan revisi Undang-Undang (UU) tentang Kadin. Menurut dia, peran Kadin diperlukan dalam memberikan partisipasi bermakna dalam proses revisi.

“Untuk memberikan meaningful participation, kebutuhan semua pengusaha, dan kepentingan daerah di seluruh Indonesia, sebelum kemudian draf atau pembahasan RUU itu nantinya dibahas,” ujar Puan.

Sementara itu, Anindya mengatakan Kadin bukan hanya mewakili pelaku usaha, tetapi juga merupakan bagian dari masyarakat.

Menurut dia, Kadin memiliki jaringan hingga ke provinsi dan kabupaten/kota sehingga berbagai persoalan usaha perlu disampaikan kepada DPR RI.

Anindya menegaskan Kadin siap mendukung program pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen. Ia juga berharap pemberdayaan ekonomi dapat menjangkau masyarakat dan daerah.

“Karena kita ketahui 90 persen daripada pengusaha Indonesia itu adalah UMKM,” kata Anindya. (Antara)

Baca Juga: Kementan Minta Publik Kawal Penyaluran 1.200 Ton Beras untuk Korban Bencana di Sumatera

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea d...

news | 15:15 WIB

Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade dan Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan stok BBM nasional aman dan harga BBM subs...

news | 14:15 WIB

Mendagri Tito Karnavian terbitkan SE terbaru soal aturan WFH ASN Pemda setiap hari Jumat. Simak daftar layanan yang teta...

news | 13:15 WIB