Menko Pangan Ajak Publik Dukung Program MBG: Dorong Gizi Anak, Gerakkan Ekonomi Rakyat

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan.

Elara | MataMata.com
Minggu, 23 November 2025 | 17:32 WIB
Menko Pangan RI Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Bupati Kubu Raya, Minggu. ANTARA/Rendra Oxtora

Menko Pangan RI Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Bupati Kubu Raya, Minggu. ANTARA/Rendra Oxtora

Matamata.com - Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan.

“Saya menekankan bahwa MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Program ini ingin mengubah peradaban, membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang baru,” ujar Zulkifli Hasan saat kunjungan kerja di Kantor Bupati Kubu Raya, Minggu.

Dalam penjelasannya, Zulkifli memaparkan besarnya kebutuhan pangan harian untuk menjalankan program MBG pada 2026. Dengan jumlah penerima mencapai 82,9 juta jiwa, kebutuhan bahan pangan akan melonjak drastis.

Ia mencontohkan, jika setiap penerima membutuhkan satu butir telur per hari, maka dibutuhkan 82,9 juta butir telur setiap harinya. Begitu pula jika lauk yang disajikan berupa ikan, diperlukan sekitar 82,9 juta potong ikan per hari.

“Kebutuhan sebesar itu tentu menggerakkan banyak sektor. Mulai dari peternak, petani, hingga nelayan. MBG tidak bisa dipandang hanya sebagai konsumsi, karena dia memiliki kaitan langsung dengan pemberdayaan pelaku pangan di seluruh Indonesia,” katanya.

Zulkifli menegaskan bahwa efek berganda dari program ini akan sangat luas, khususnya di tingkat masyarakat bawah. Permintaan yang meningkat terhadap telur, ikan, sayur, dan berbagai bahan pangan lainnya akan memperkuat rantai pasok pangan lokal.

“Itu akan membangun ekonomi kerakyatan. Di mana-mana nanti akan terlihat dampaknya pada gerakan ekonomi rakyat. Jadi makan bukan hanya sekadar bantuan. Makan dalam program ini memberikan dampak yang sangat luas. Maka ayo kita sukseskan bareng-bareng,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman. Pemerintah, katanya, terus melakukan langkah antisipatif untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan harga tetap terkendali.

“Alhamdulillah, aman,” tuturnya.

Program MBG merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah yang diharapkan dapat menekan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi anak, serta mendorong penguatan ekonomi rakyat lewat produksi dan distribusi pangan nasional. (Antara)

Baca Juga: Film Samsara Raih Nominasi Terbanyak di Asia Pacific Screen Awards 2025

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea d...

news | 15:15 WIB

Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade dan Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan stok BBM nasional aman dan harga BBM subs...

news | 14:15 WIB

Mendagri Tito Karnavian terbitkan SE terbaru soal aturan WFH ASN Pemda setiap hari Jumat. Simak daftar layanan yang teta...

news | 13:15 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman pastikan stok telur ayam ras surplus dan harga stabil. Presiden Prabowo akui pantau harga tel...

news | 12:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto disambut pelukan hangat oleh Presiden Korsel Lee Jae-myung di Blue House. Simak agenda kunjung...

news | 11:27 WIB

Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM nasional berjalan lancar dan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi tidak m...

news | 10:15 WIB

KPK fokus panggil biro haji (PIHK) untuk mengejar pemulihan kerugian negara sebesar Rp622 miliar dalam kasus korupsi kuo...

news | 09:30 WIB

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengecam keras pengeroyokan warga Aceh di Polda Metro Jaya. Ia meminta Kapolri usut...

news | 08:15 WIB

Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin minta kebijakan WFH ASN setiap Jumat dievaluasi berkala agar tidak jadi ajang long...

news | 07:45 WIB

Indonesia menuntut PBB melakukan investigasi transparan atas serangan Israel di Lebanon yang menewaskan 3 prajurit TNI a...

news | 06:15 WIB