Nelayan Srandakan Sambut Pembangunan Bengkel Kapal Kampung Nelayan Merah Putih

Para nelayan di kawasan Pantai Baru dan Pantai Kuwaru, Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kehadiran bengkel kapal dan pabrik es yang menjadi bagian dari pembangunan Kampung Nela

Elara | MataMata.com
Sabtu, 22 November 2025 | 08:15 WIB
Pekerja konstruksi di Pantai Baru dan Pantai Kuwaru, Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (21/11/2025). ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo

Pekerja konstruksi di Pantai Baru dan Pantai Kuwaru, Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (21/11/2025). ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo

Matamata.com - Para nelayan di kawasan Pantai Baru dan Pantai Kuwaru, Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kehadiran bengkel kapal dan pabrik es yang menjadi bagian dari pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Informasi dari Tim Media Presiden di Jakarta, Jumat, menyebutkan bahwa harapan besar itu diungkapkan oleh Sarmidi, Ketua Kelompok Nelayan Pantai Baru.

“Dapat bantuan kapal, jaring, mesin. Nelayan juga nanti jual ikan enggak jauh. Yang paling ditunggu ya pabrik es dan bengkel,” ujar Sarmidi di Pantai Baru, Srandakan, Bantul.

Progres pembangunan KNMP di Bantul kini mencapai sekitar 55 persen dan terus dipercepat agar segera memberikan manfaat bagi nelayan.

Beberapa fasilitas tengah dibangun, mulai dari tambatan perahu dan turap, Tempat Pendaratan Ikan (TPI), area “docking” kapal perikanan, hingga bengkel mesin kapal.

Sarmidi menegaskan pentingnya keberadaan bengkel kapal bagi nelayan setempat. Selama ini, perbaikan mesin kapal harus dilakukan ke luar daerah, sehingga memakan waktu dan biaya.

“Kalau mesin rusak, otomatis harus ke bengkel. Sekarang ini kalau mesinnya benar-benar rusak, ya dibawa ke Bipo atau ke Cilacap,” katanya.

Ia berharap pembangunan KNMP dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi nelayan maupun masyarakat pesisir di Srandakan. Menurutnya, program yang digagas Presiden Prabowo itu disambut positif seluruh nelayan.

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih rampung pada 2025. Target tersebut merupakan bagian dari rencana pembangunan 100 kampung nelayan di seluruh Indonesia pada tahun yang sama.

Tahap pertama mencakup 65 lokasi sesuai Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 55 Tahun 2025, sementara 35 lokasi lainnya masih dalam proses pengusulan.

Baca Juga: Polda Jateng Luncurkan Dumas QR Code, Aduan Polisi Kini Bisa Dilaporkan Secara Cepat dan Transparan

“Teman-teman semua antusias. Untuk Pak Presiden Prabowo semoga sehat selalu dan terus memperhatikan masyarakat kecil, nelayan seperti kami. Untuk Pak Trenggono (Menteri KKP) juga semoga sehat selalu,” tambah Sarmidi.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menaker Yassierli menargetkan pemerataan program Magang Nasional agar lebih inklusif bagi putra daerah dan lulusan baru ...

news | 13:06 WIB

Kementan tegaskan industri sawit Indonesia ramah lingkungan dan penuhi standar global ISPO. Simak peran strategis sawit ...

news | 13:03 WIB

Ketua DPR Puan Maharani soroti temuan 2.640 peserta UTBK 2026 yang terindikasi curang. Desak pemerintah perbarui sistem ...

news | 13:00 WIB

Indonesia mencalonkan diri sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026-2030. Menteri Kebudayaan Fadli Zon...

news | 11:00 WIB

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menggelar pertemuan dengan Panglima TNI dan sejumlah purnawirawan seperti Andika ...

news | 10:39 WIB

Kejagung memeriksa pegawai Kementerian ESDM sebagai saksi kasus korupsi PT AKT. Simak perkembangan terbaru penetapan ter...

news | 10:00 WIB

Wamentan Sudaryono mengumumkan stok beras pemerintah tembus 5 juta ton per April 2026, rekor tertinggi dalam sejarah RI....

news | 09:15 WIB

Jepang menetapkan Indonesia sebagai negara ketiga paling menjanjikan untuk investasi jangka panjang. Sektor otomotif dan...

news | 08:30 WIB

PKB merespons usulan KPK soal pembatasan masa jabatan ketua umum parpol maksimal dua periode. Simak alasan PKB menyebut ...

news | 07:15 WIB

KPK menyebut Khalid Basalamah dan sejumlah biro haji telah mengembalikan uang terkait kasus korupsi kuota haji. KPK imba...

news | 06:00 WIB