Polda Jateng Luncurkan Dumas QR Code, Aduan Polisi Kini Bisa Dilaporkan Secara Cepat dan Transparan

Polda Jawa Tengah melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) kini menyediakan saluran pelaporan digital bernama Dumas QR Code sebagai kemudahan bagi masyarakat untuk menyampaikan aduan terkait kinerja maupun perilaku anggota Polri.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 22 November 2025 | 06:00 WIB
Kabid Propam Polda Jawa Tengah Kombes Pol Saiful Anwar. ANTARA/IC Senjaya

Kabid Propam Polda Jawa Tengah Kombes Pol Saiful Anwar. ANTARA/IC Senjaya

Matamata.com - Polda Jawa Tengah melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) kini menyediakan saluran pelaporan digital bernama Dumas QR Code sebagai kemudahan bagi masyarakat untuk menyampaikan aduan terkait kinerja maupun perilaku anggota Polri.

Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Pol Saiful Anwar, di Semarang, Jumat, menjelaskan bahwa sistem Quick Response Complaint System memungkinkan warga langsung mengakses formulir pengaduan hanya dengan memindai QR Code yang ditempatkan di berbagai ruang publik.

"Setelah dipindai, warga langsung diarahkan ke formulir pelaporan digital yang dapat diisi kapan saja," ujarnya.

Ia menerangkan bahwa melalui platform ini masyarakat dapat menentukan kategori aduan hingga menuliskan kronologi kejadian secara singkat dan sistematis. Sistem digital tersebut, kata Saiful, disiapkan sebagai jawaban atas kebutuhan pelayanan yang lebih cepat serta berbasis teknologi.

Dengan proses pencatatan elektronik, setiap laporan akan tersimpan dalam sistem, diverifikasi secara berjenjang, dan diteruskan ke unit terkait untuk segera ditangani.

"Masyarakat tidak perlu ragu menyampaikan laporan karena seluruh proses ditangani secara digital, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Ia menegaskan setiap aduan akan digunakan sebagai bahan evaluasi demi meningkatkan profesionalisme serta integritas anggota Polri. Saiful menambahkan, kehadiran saluran pengaduan digital ini juga memperluas ruang partisipasi publik untuk memberikan masukan, kritik konstruktif, maupun laporan terkait kualitas pelayanan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mentan Andi Amran Sulaiman dukung penuh pakan ayam probiotik inovasi IPB. Siap bawa ke Presiden Prabowo jika mampu pacu ...

news | 11:39 WIB

Waketum PAN Saleh Daulay mengajak Jusuf Kalla untuk berdialog langsung dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana guna m...

news | 09:15 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo memutuskan ASN Kementerian PU tidak menerapkan WFH. Fokus pada penanganan bencana di Sumatera m...

news | 08:15 WIB

Ekonom Universitas Paramadina memprediksi ekonomi Indonesia 2026 tumbuh di atas proyeksi Bank Dunia (4,7%), meski sulit ...

news | 07:00 WIB

Untuk naskah berikutnya, tambahkan sedikit info mengenai kondisi fisik pemain atau apakah ada pemain yang absen karena a...

news | 06:00 WIB

Peneliti BRIN kembangkan teknologi DBD Plasma untuk produksi amonia (pupuk nitrogen) yang lebih ramah lingkungan, hemat ...

news | 14:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah investasi jangka panjang untuk mencetak ...

news | 13:27 WIB

KPK tegaskan pemeriksaan saksi dan layanan publik seperti LHKPN tetap berjalan normal meski kebijakan WFH nasional setia...

news | 13:23 WIB

Menag Nasaruddin Umar resmi menerapkan kebijakan WFH setiap Jumat bagi ASN Kemenag mulai 10 April 2026 sebagai bagian da...

news | 13:00 WIB

KPK menyerahkan aset rampasan senilai Rp3,88 miliar dari koruptor Tagop Soulisa dan Puput Tantriana ke Kementerian PU un...

news | 12:55 WIB