Pidato di WEF Davos, Prabowo Ungkap Rencana Bangun Ribuan Desa Nelayan Modern

Di forum WEF Davos 2026, Presiden Prabowo umumkan rencana besar membangun hingga 5.000 desa nelayan modern dan 83.000 koperasi untuk hapus peran tengkulak.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 23 Januari 2026 | 07:00 WIB
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden

Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden

Matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto memaparkan visi besar pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui modernisasi sektor maritim.

Dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1) waktu setempat, Presiden menargetkan pembangunan sedikitnya 1.000 desa nelayan baru pada tahun ini.

"Kami akan memodernisasi apa yang kami sebut sebagai desa nelayan baru. Kami akan membangun setidaknya 1.000 desa tahun ini, namun target anggaran kami sebenarnya disiapkan untuk hingga 5.000 desa," ujar Presiden Prabowo.

Program ini dirancang secara komprehensif untuk mendukung sekitar 2.000 nelayan di setiap desa. Dengan skala tersebut, modernisasi ini diharapkan berdampak langsung pada 10 juta nelayan.

Jika dihitung beserta anggota keluarga mereka, program ini diproyeksikan menjangkau sedikitnya 40 juta warga Indonesia.

Pelajaran dari Biak: Pendapatan Naik 60% Presiden mengungkapkan bahwa proyek percontohan (pilot project) modernisasi ini telah dimulai di Biak, Papua.

Hasilnya menunjukkan dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.

"Hasilnya sangat menggembirakan. Rata-rata peningkatan penghidupan mereka mencapai 60 persen per tahun," ungkapnya.

Untuk mereplikasi kesuksesan tersebut, pemerintah akan melengkapi setiap desa nelayan dengan infrastruktur vital, seperti pabrik es dan stasiun bahan bakar solar (SPDN).

Fasilitas ini bertujuan memangkas biaya operasional dan menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.

Baca Juga: Prabowo Perkenalkan Danantara di WEF Davos, Kelola Aset US$ 1 Triliun untuk Transformasi Ekonomi

"Kami akan membangun stasiun solar di setiap desa. Mereka akan mendapatkan akses bahan bakar dengan sangat mudah," tambah Presiden.

Hapus Perantara melalui 83 Ribu Koperasi Selain sektor perikanan, Presiden Prabowo juga membeberkan rencana ambisius pembangunan 83.000 koperasi di seluruh Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk memotong rantai distribusi yang terlalu panjang dan merugikan rakyat kecil.

Jaringan koperasi ini akan dilengkapi dengan 83.000 gudang, fasilitas cold storage, minimarket, hingga apotek desa.

Fasilitas tersebut akan menyalurkan obat generik dan barang bersubsidi secara langsung kepada warga desa tanpa intervensi banyak perantara.

Kehadiran Presiden Prabowo di forum tahunan yang mempertemukan para pemimpin dunia dan pakar ekonomi ini, mempertegas posisi Indonesia dalam mengombinasikan pertumbuhan ekonomi makro dengan perlindungan sosial di tingkat akar rumput. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Anggota DPR Elpisina desak reformasi total tata kelola sampah menyusul tragedi longsor Bantargebang yang tewaskan 4 oran...

news | 14:51 WIB

Muhammad Kerry Riza, anak Riza Chalid, ajukan banding atas vonis 15 tahun penjara dan uang pengganti Rp2,9 triliun dalam...

news | 14:30 WIB

BRIN peringatkan potensi pohon tumbang di musim hujan. Peneliti dorong Pemda terapkan ilmu aborikultur untuk audit keseh...

news | 13:15 WIB

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman ungkap pesan Presiden Prabowo untuk cegah kekeliruan peradilan. Simak penjelasan impl...

news | 12:15 WIB

Bahlil Lahadalia tegaskan peran pesantren dalam nasionalisme dan dorong pemerintah berikan akses khusus beasiswa LPDP se...

news | 11:15 WIB

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas optimistis menang praperadilan lawan KPK. Putusan kasus dugaan korupsi kuota haji Rp622...

news | 10:45 WIB

Pandji Pragiwaksono jalani pemeriksaan kedua di Bareskrim Polri terkait dugaan penghinaan suku Toraja. Pandji berharap k...

news | 09:15 WIB

Mendagri Tito Karnavian resmi melarang kepala daerah bepergian ke luar negeri pada 14-28 Maret 2026. Simak aturan lengka...

news | 08:15 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman panggil 41 pemain untuk FIFA Series 2026 di Jakarta. Cek daftar lengkap pemain dan...

news | 07:15 WIB

Menteri PKP Maruarar Sirait resmi memperpanjang tenor cicilan rumah subsidi menjadi 30 tahun. Simak skema terbaru untuk ...

news | 06:02 WIB