Indonesia Pertama Kalinya Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Finswimming Asia Tenggara

Indonesia untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah CMAS Southeast Asia Championship Finswimming Indoor 2025 dan Asian Junior Finswimming Competition South East Zone yang dibuka di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu.

Elara | MataMata.com
Minggu, 16 November 2025 | 10:00 WIB
Ketua Umum (PB POSSI) Komjen Pol. Makhruzi Rahman (kedua kanan) dan Presiden CMAS Michel Gaunard (tengah) bersama pemangku kepentingan lainnya dalam pembukaan CMAS Southeast Asia Championship Finswimming Indoor 2025 serta Asian Junior Finswimming Competition – South East Zone di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/11/2025). (ANTARA/Muhammad Ramdan)

Ketua Umum (PB POSSI) Komjen Pol. Makhruzi Rahman (kedua kanan) dan Presiden CMAS Michel Gaunard (tengah) bersama pemangku kepentingan lainnya dalam pembukaan CMAS Southeast Asia Championship Finswimming Indoor 2025 serta Asian Junior Finswimming Competition – South East Zone di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/11/2025). (ANTARA/Muhammad Ramdan)

Matamata.com - Indonesia untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah CMAS Southeast Asia Championship Finswimming Indoor 2025 dan Asian Junior Finswimming Competition – South East Zone yang dibuka di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu.

Kejuaraan yang digelar pada 16–19 November itu diikuti lima negara Asia Tenggara: Malaysia, Thailand, Vietnam, Kamboja, dan Indonesia. Sebanyak 186 atlet berpartisipasi dalam dua kategori, yaitu senior dan junior.

“Selain pertama kali diselenggarakan di Indonesia, kami ingin seluruh peserta mendapatkan pengalaman bertanding yang aman, profesional, dan sesuai standar internasional,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Indonesia (PB POSSI) Komjen Pol. Makhruzi Rahman di Stadion Akuatik GBK, Sabtu.

Ia menambahkan bahwa ajang tersebut tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persahabatan dan sportivitas negara-negara di kawasan.

“Finswimming terus berkembang. Kami berharap kejuaraan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan olahraga ini di mana pun berada,” ujarnya.

Pada kategori senior, Malaysia mengirim tiga atlet, Thailand satu atlet, Vietnam 21 atlet, Kamboja lima atlet, dan Indonesia 24 atlet.

Adapun pada kategori junior, Indonesia menurunkan 95 atlet, Vietnam 25 atlet, Malaysia enam atlet, Thailand lima atlet, dan Kamboja satu atlet.

PB POSSI sebagai induk olahraga selam di Indonesia membina nomor orientasi bawah air, finswimming, hoki bawah air, dan free diving. Organisasi yang dipimpin Makhruzi itu juga menekankan pembinaan atlet usia dini serta peningkatan kualitas pelatih dan wasit melalui program bersertifikasi internasional. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim hadapi putusan sela kasus dugaan korupsi Chromebook Rp2,18 triliun di PN Jakarta P...

news | 13:15 WIB

Rupiah berpotensi menguat hari ini seiring jatuhnya indeks Dolar AS akibat penyelidikan kriminal terhadap Jerome Powell ...

news | 12:15 WIB

Satgas Nasional tinjau lokasi hilirisasi industri ayam terintegrasi di Gorontalo Utara. Pabrik pakan dan RPHU siap diban...

news | 11:15 WIB

Perum Bulog siapkan tambahan gudang sewa kapasitas 2 juta ton untuk menyerap hasil panen raya 2026. Verifikasi kekuatan ...

news | 10:15 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi instruksikan audit proyek 2025. Sisa pembayaran Rp621 miliar hanya akan dilunasi penuh bagi ...

news | 09:15 WIB

Perum Bulog siapkan 1 juta ton beras premium untuk ekspor tahun 2026. Stok nasional melimpah hingga 12,5 juta ton, pasti...

news | 08:15 WIB

Bek Timnas Indonesia Justin Hubner mencetak gol debut dramatis di menit ke-90+3 untuk menyelamatkan Fortuna Sittard dari...

news | 07:15 WIB

Momen Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad telepon Presiden Prabowo di tengah rapat bencana Aceh. Pastikan anggaran TKD Rp1...

news | 09:15 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan lima orang sebagai tersangka menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) t...

news | 08:23 WIB

Kemenhaj menggandeng TNI-Polri untuk melatih fisik dan mental petugas haji 2026. Simak aturan ketat seragam saat wukuf d...

news | 07:00 WIB