Siswa Sekolah Rakyat Bandung Barat Kirim Surat Haru untuk Presiden Prabowo: Tunggu Kami, Ya Pak

Presiden RI Prabowo Subianto menerima surat istimewa dari seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) II Bandung Barat, Jawa Barat. Surat tersebut berisi ungkapan terima kasih atas pembangunan Sekolah Rakyat serta ucapan selamat ulang tahun

Elara | MataMata.com
Sabtu, 25 Oktober 2025 | 08:15 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto membaca surat dari salah satu siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) di Bandung Barat, Jawa Barat, yang diunggah melalui akun Sekretariat Kabinet, Jumat (25/10/2025). ANTARA/Instagram/sekretariat.kabinet

Presiden RI Prabowo Subianto membaca surat dari salah satu siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) di Bandung Barat, Jawa Barat, yang diunggah melalui akun Sekretariat Kabinet, Jumat (25/10/2025). ANTARA/Instagram/sekretariat.kabinet

Matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto menerima surat istimewa dari seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) II Bandung Barat, Jawa Barat. Surat tersebut berisi ungkapan terima kasih atas pembangunan Sekolah Rakyat serta ucapan selamat ulang tahun untuk Presiden ke-74.

Kabar ini dibagikan oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, melalui unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet pada Jumat (25/10). Dalam unggahan itu, Teddy menuliskan, “Sebuah titipan surat. Selembar kertas yang penuh makna. Dari Muhammad Daffa Raasyid, seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama II Bandung Barat, untuk Presiden Prabowo.”

Dalam foto yang diunggah, tampak Presiden Prabowo mengenakan setelan jas hitam dan membaca surat tersebut dengan ekspresi serius dan penuh perhatian, seolah sedang menyimak pesan penting dari sang penulis muda.

Surat yang ditulis tangan oleh Muhammad Daffa Rasyid bertanggal 17 Oktober 2025 itu berisi rasa syukur sekaligus harapan untuk masa depan dirinya dan teman-temannya.

“Terima kasih Bapak Prabowo karena telah membuat Sekolah Rakyat ini sehingga saya dan teman-teman bisa kembali merasakan bangku sekolah. Sekolah ini yang akan merakit kami menjadi anak-anak yang kreatif, cerdas, dan memiliki jiwa kepemimpinan seperti Bapak. Mungkin sepuluh tahun ke depan kami akan menjadi orang yang sukses dan bisa membangun negara ini. Tunggu kami, ya Pak,” tulis Daffa dalam suratnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden. “Di hari yang bahagia ini, saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-74 untuk Bapak. Semoga Bapak selalu sehat dan semoga Bapak kelak bisa berkunjung ke SRMP II Bandung Barat,” lanjutnya.

Surat sederhana itu menggambarkan betapa besar dampak keberadaan Sekolah Rakyat bagi anak-anak di daerah, sekaligus menjadi bentuk apresiasi tulus dari generasi muda kepada pemimpinnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Persija Jakarta resmi memperkenalkan Shayne Pattynama sebagai amunisi baru untuk mengarungi kompetisi Liga 1. Pelatih Pe...

news | 12:15 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut hangat kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Istana lyse, Paris, d...

news | 10:00 WIB

Usia hanyalah angka bagi Tatok Hardiyanto. Atlet para-tenis meja andalan Indonesia ini membuktikan dedikasinya dengan ke...

news | 09:00 WIB

Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans), Viva Yoga Mauladi, mendorong produk unggulan dari kawasan transmigrasi, termasu...

news | 08:00 WIB

Film Esok Tanpa Ibu karya sutradara asal Malaysia, Ho Wi-ding, memotret fenomena pergeseran peran keluarga di tengah gem...

news | 07:00 WIB

Mantan Menpora Dito Ariotedjo mendatangi KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang menyeret eks M...

news | 15:15 WIB

BRIN instruksikan periset inventarisasi teknologi kapal OceanXplorer untuk memperkuat armada kapal riset nasional dalam ...

news | 13:59 WIB

Perum Bulog siapkan stok pangan 3 kali lipat di Aceh, Sumut, dan Sumbar jelang Ramadhan 2026 untuk antisipasi bencana da...

news | 13:15 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi akan gabungkan puluhan BUMD menjadi satu holding mulai pekan depan. Langkah ini demi hapus B...

news | 11:15 WIB

KPK panggil mantan Menpora Dito Ariotedjo terkait kasus korupsi kuota haji yang menyeret Yaqut Cholil Qoumas. Kerugian n...

news | 11:15 WIB