BGN Perketat Pengawasan Dapur MBG di Teluk Wondama untuk Cegah Keracunan

Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, guna mencegah terjadinya kasus keracunan makanan.

Elara | MataMata.com
Senin, 29 September 2025 | 08:15 WIB
BGN menyelenggarakan pelatihan penjamah Program MBG di Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat. ANTARA/HO-Zack Tonu Bala

BGN menyelenggarakan pelatihan penjamah Program MBG di Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat. ANTARA/HO-Zack Tonu Bala

Matamata.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, guna mencegah terjadinya kasus keracunan makanan.

Pejabat BGN, Enny Indarti, menjelaskan langkah tersebut dilakukan dengan meningkatkan pemahaman standar pengolahan, penanganan, dan penyajian makanan.

"Kami sudah berikan pelatihan kepada penjamah makanan atau relawan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) agar memahami semua standar itu," kata Enny di Wasior, Senin.

Ia menegaskan pelatihan tersebut sangat penting dan wajib diterapkan oleh seluruh dapur SPPG di Teluk Wondama agar Program MBG memberikan manfaat sesuai harapan bersama.

Proses penyediaan makanan, lanjutnya, harus mengutamakan aspek kebersihan dan keamanan, sebab pemenuhan gizi berkualitas hanya dapat tercapai melalui pengolahan makanan yang higienis.

"Dengan maraknya kasus keracunan MBG, kami merasa ini (pelatihan penjamah) sangat penting dan perlu," ujarnya.

Selain pelatihan teknis kebersihan, BGN juga mendorong kepala SPPG untuk mendaftarkan relawan pada sistem pembelajaran jarak jauh Pelataran Sehat. Keikutsertaan tersebut akan menjadi dasar penerbitan Sertifikat Layak Higienis Sanitasi (SLHS) dari dinas kesehatan.

"SLHS sangat dibutuhkan untuk menekan potensi keracunan makanan. Selain itu, BGN juga akan melakukan sertifikasi halal terhadap semua SPPG di Indonesia," kata Enny.

Untuk memastikan keamanan pangan, BGN menyiapkan rapid test kit guna mendeteksi cemaran pestisida pada pangan segar, baik dari tumbuhan maupun hewan.

Meski pelaksanaan MBG masih menghadapi sejumlah kendala, Enny menilai program ini tetap bermanfaat karena tidak hanya meningkatkan kecukupan gizi anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Prabowo Gelar Rapat 3 Jam, Bahas MBG, Energi, hingga Kampung Nelayan

"Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan MBG yang disajikan benar-benar sehat, aman, dan higienis,” ucapnya.

Enny menambahkan, setiap dapur SPPG memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp100 juta, yang sebagian besar digunakan untuk menyerap hasil produksi petani, nelayan, peternak, serta pelaku UMKM lokal.

"Perputaran dana tersebut mendorong aktivitas ekonomi di daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru," katanya.

Sebagai langkah pencegahan lebih lanjut, BGN menetapkan aturan baru agar kepala dapur SPPG minimal memiliki ijazah koki atau latar belakang pendidikan tata boga.

"Sekarang ada aturan baru. Kepala dapur SPPG minimal punya ijazah koki atau berpendidikan tata boga," tutur Enny.

Sementara itu, Kepala BGN Regional Papua Barat, Erika Vionita Werinussa, mengatakan pelatihan tahap awal diikuti 87 relawan dari dua dapur SPPG di Distrik Wasior yang melayani sekitar 5.100 siswa mulai TK/Paud hingga SLTA.

"Semua relawan kami latih agar paham bagaimana mengolah dan menyajikan makanan yang aman," ujar Erika.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 760 SPPG Program Makan Bergizi Gratis karena tak penuhi sta...

news | 15:39 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh kepala daerah untuk memaksimalkan tindak lanjut atas temua...

news | 14:30 WIB

Presiden Prabowo bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo untuk mempererat hubungan bilateral. Kunjungan ini juga menghasilkan k...

news | 13:15 WIB

Mendagri Tito Karnavian tegaskan dukungan penuh pada program BSPS dan 3 juta rumah. Ia menyebut suksesnya program hunian...

news | 12:00 WIB

KPK beri sinyal segera periksa suami dan anak Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq terkait dugaan aliran dana korupsi...

news | 11:45 WIB

Menbud Fadli Zon menyebut film sebagai cermin identitas dan soft power bangsa pada Hari Film Nasional 2026. Simak komitm...

news | 10:30 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman merasa Garuda layak menang atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026 meski kalah 0-1...

news | 09:15 WIB

OJK optimistis insentif pemerintah untuk industri galangan kapal akan mendorong pertumbuhan premi asuransi marine hull d...

news | 08:15 WIB

Ketua BTN Sumardji mengingatkan John Herdman bahwa chemistry pemain adalah kunci utama jika ingin membawa Timnas Indones...

news | 07:15 WIB

KPK menduga Ketum Kesthuri Asrul Aziz Taba mengalirkan uang 406.000 dolar AS ke Gus Alex dalam kasus korupsi kuota haji ...

news | 06:00 WIB