Prabowo Gelar Rapat 3 Jam, Bahas MBG, Energi, hingga Kampung Nelayan

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas hampir tiga jam di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (29/9) malam. Pertemuan tersebut membahas sejumlah program prioritas, mulai dari makan bergizi gratis (MBG), pangan, migas, hingga pe

Elara | MataMata.com
Senin, 29 September 2025 | 07:00 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (kanan), didampingi oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo (kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat dia ditemui selepas rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan beberapa menteri di kediaman pribadi Presiden Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (28/9/2025). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (kanan), didampingi oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo (kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat dia ditemui selepas rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan beberapa menteri di kediaman pribadi Presiden Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (28/9/2025). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas hampir tiga jam di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (29/9) malam. Pertemuan tersebut membahas sejumlah program prioritas, mulai dari makan bergizi gratis (MBG), pangan, migas, hingga perikanan.

Beberapa menteri hadir dalam rapat itu, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Mensesneg Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden, menjelaskan rapat digelar malam hari karena Presiden ingin terus memantau perkembangan dan segera menerima laporan dari para menterinya.

"Ya memang gaya Bapak Presiden seperti itu. Jadi, sebuah program yang kita rencanakan, jadi terus memonitor dan Beliau terus ingin mendapatkan update dan tentunya di dalam pembicaraan itu bilamana ada kendala-kendala dihadapi, Beliau ingin langsung selesai," kata Prasetyo usai rapat.

Prasetyo menambahkan, Menko Pangan Zulkifli Hasan melaporkan sejumlah program seperti cetak sawah, tata kelola Badan Gizi Nasional, dan MBG. Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memaparkan perkembangan target lifting minyak serta rencana groundbreaking pabrik metanol dan etanol.

"Kemudian, akan segera ada groundbreaking, yaitu untuk pabrik metanol maupun pembangunan pabrik etanol, yang selama ini kita masih impor. Jadi, harapan kita dalam waktu 2 tahun ke depan bisa mengurangi ketergantungan kita terhadap important metanol maupun etanol," ujarnya.

Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melaporkan revitalisasi 20 hektare tambak di Jawa Barat serta pembangunan kampung nelayan. Menurut Prasetyo, program tersebut membutuhkan koordinasi dengan sejumlah kementerian lain, seperti ATR/BPN, Kehutanan, dan Lingkungan Hidup.

Terkait MBG, Prasetyo menyebut Presiden sudah memberikan arahan detail sejak Sabtu (28/9), sesaat setelah tiba di Jakarta, untuk mencegah insiden keracunan terulang.

"Kami melaporkan hasil rapat kami tadi siang dengan rencana perbaikan ke depan terhadap tata kelola, dan di situ terus terang Bapak Presiden dari kemarin memberikan petunjuk-petunjuk yang sangat detail, bahkan sangat teknis, misalnya berkenaan dengan masalah kedisiplinan prosedur, terutama masalah kebersihan yang itu berkaitannya dengan masalah air. Beliau sangat concern karena dari beberapa sampel yang sudah selesai (diperiksa, red.) itu salah satu penyebab utamanya adalah bakteri," jelasnya.

Baca Juga: Feast 'Bakar' Panggung CRSL Land 2025, Baskara Selipkan Doa untuk Palestina

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui 15 RUU tentang kabupaten/kota di Kalimantan Barat, Kalteng, dan Kalsel menjadi R...

news | 14:23 WIB

Perum Bulog membuka akses gudang sebagai sarana edukasi ketahanan pangan. Di saat bersamaan, stok beras Bulog mencetak r...

news | 12:33 WIB

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra bertemu PM Malaysia Anwar Ibrahim. Indonesia tegas tolak intervensi Malaysia da...

news | 11:18 WIB

Menko Infrastruktur AHY menegaskan adopsi kendaraan listrik (EV) krusial untuk pembangunan berkelanjutan dan target Net ...

news | 11:10 WIB

Eks Menpora Dito Ariotedjo penuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang merugikan n...

news | 11:05 WIB

Wapres Gibran Rakabuming mengajak pemuda GPdI memperkuat persatuan dan toleransi, serta mengapresiasi materi mental heal...

news | 09:12 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan Inpres Irigasi sukses jamin pemerataan air pertanian. Di Bogor, rehabilitasi irigasi...

news | 09:09 WIB

DPP Partai Golkar mengapresiasi langkah Presiden Prabowo menurunkan harga gas LNG industri menjadi 13 dolar AS per MMBTU...

news | 08:59 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menjalani sidang vonis kasus dugaan korupsi Chromebook hari ini. Sebelumnya, ia di...

news | 07:56 WIB

MK menolak gugatan uji materi UU Desa yang diajukan mahasiswa. Syarat minimal usia calon kepala desa (kades) ditegaskan ...

news | 07:47 WIB