Ahmad Dofiri Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Reformasi Kepolisian

Presiden Joko Widodo melantik Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian.

Elara | MataMata.com
Rabu, 17 September 2025 | 14:00 WIB
Arsip. Komjen Pol. (Purn) Ahmad Dofiri beserta istri mengikuti acara pelepasan purnatugas di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2025). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri.

Arsip. Komjen Pol. (Purn) Ahmad Dofiri beserta istri mengikuti acara pelepasan purnatugas di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta Selatan, Selasa (19/8/2025). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri.

Matamata.com - Presiden Joko Widodo melantik Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian.

“Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian,” kata Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti saat membacakan Keputusan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Rabu.

Ahmad Dofiri merupakan perwira tinggi Polri yang pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, antara lain Wakil Kepala Polri (Wakapolri), Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, serta Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri.

Lulusan terbaik Akademi Kepolisian 1989 ini lahir pada 4 Juni 1967. Ia menempuh pendidikan lanjutan di berbagai lembaga kepolisian, termasuk Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (1996), Sespim Polri (2003), dan Sespimti Polri (2012). Pada 2000, ia juga menyelesaikan Program Pascasarjana Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia.

Kariernya di kepolisian dimulai sebagai Kanit Resintel Polsekta Tangerang Polda Metro Jaya pada 1990. Sejak itu, ia menempati berbagai posisi penting, mulai dari Kapolsek, Kapolres, Kapolda, hingga jajaran Mabes Polri.

Pada 2020, Ahmad Dofiri menjabat Kapolda Jawa Barat, lalu dipercaya menjadi Kabaintelkam Polri (2021), Irwasum Polri (2023), dan Wakapolri (2024). Ia resmi pensiun dari kepolisian pada 30 Juni 2025. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea d...

news | 15:15 WIB

Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade dan Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan stok BBM nasional aman dan harga BBM subs...

news | 14:15 WIB

Mendagri Tito Karnavian terbitkan SE terbaru soal aturan WFH ASN Pemda setiap hari Jumat. Simak daftar layanan yang teta...

news | 13:15 WIB