Pemerintah Dorong Swasta Gandeng Pertamina Atasi Kelangkaan BBM

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendesak perusahaan minyak swasta di Indonesia untuk segera menjalin kerja sama dengan PT Pertamina guna menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah isu kelangkaan.

Elara | MataMata.com
Selasa, 16 September 2025 | 07:15 WIB
Energy and Mineral Resources Minister Bahlil Lahadalia presenting his remarks at the Presidential Palace Complex in Jakarta, on Monday (September 15, 2025). ANTARA/Genta Tenri Mawangi/nbl.

Energy and Mineral Resources Minister Bahlil Lahadalia presenting his remarks at the Presidential Palace Complex in Jakarta, on Monday (September 15, 2025). ANTARA/Genta Tenri Mawangi/nbl.

Matamata.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendesak perusahaan minyak swasta di Indonesia untuk segera menjalin kerja sama dengan PT Pertamina guna menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah isu kelangkaan.

“Mengapa demikian? Karena penting bagi sektor-sektor industri yang menguasai hajat hidup orang banyak berada di bawah kendali negara agar semuanya berjalan lancar,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin.

Ia menegaskan, peran Pertamina sangat vital karena BBM merupakan kebutuhan dasar yang harus dikuasai negara demi terpenuhinya kebutuhan masyarakat. Kementerian ESDM pun telah menurunkan tim khusus untuk memantau distribusi BBM di seluruh wilayah.

Bahlil juga menepis anggapan adanya pembatasan impor. Menurutnya, pemerintah justru memberikan tambahan impor kepada perusahaan swasta sebesar 10 persen.

“Misalnya, Perusahaan ‘A’ menerima 1 juta kiloliter pada tahun 2024, dan pada tahun 2025, kami mengizinkan mereka mengimpor 1 juta kiloliter ditambah 10 persen, sehingga totalnya menjadi 1,1 juta kiloliter. Ini menunjukkan bahwa klaim kami tidak menyediakan kuota impor yang memadai adalah salah,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah terus memantau perkembangan yang ada, termasuk potensi dampaknya terhadap lapangan kerja. Pertamina, kata dia, akan menjadi penopang utama dalam mengatasi kelangkaan BBM di SPBU yang dikelola swasta.

Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyebut Indonesia berencana mengimpor minyak dari Amerika Serikat sebagai langkah antisipasi kekurangan pasokan yang dialami operator swasta seperti Shell dan BP.

“Impor ini juga merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga neraca perdagangan dengan Amerika Serikat,” ujarnya di Jakarta, Jumat (12/9).

Meski begitu, Yuliot menegaskan bantuan Pertamina tetap menjadi prioritas. Kementerian telah meminta perusahaan swasta menyampaikan laporan terperinci terkait volume dan spesifikasi minyak yang dibutuhkan. Data itu akan menjadi dasar Pertamina dalam menilai kemampuan pemenuhan kebutuhan. Jika tidak tercukupi, opsi impor tetap terbuka. (Antara)

Baca Juga: Suami Mendiang Mpok Alpa Datangi PA Jaksel, Ternyata Ini Sebabnya

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wamenkop Farida Farichah mendorong koperasi pesantren di Medan jadi pusat distribusi produk lokal dan pasok kebutuhan pr...

news | 12:00 WIB

BGN Kaltim kebut pembangunan 372 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk meratakan distribusi Makan Bergizi Gratis ...

news | 11:15 WIB

PBB berharap pembukaan kembali penyeberangan Rafah pada 1 Februari 2026 mencakup pengiriman kargo bantuan kemanusiaan un...

news | 10:30 WIB

Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf pastikan petugas haji daerah maksimal pejabat eselon IV. Simak aturan baru dan persiap...

news | 09:15 WIB

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, meninjau langsung infrastr...

news | 08:15 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersikukuh mempertimbangkan opsi serangan militer terhadap Iran....

news | 07:00 WIB

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak ingatkan petugas haji untuk fokus melayani dan tidak "nebeng" berhaji. Simak ketegasan...

news | 15:30 WIB

Banggar DPR desak OJK penuhi standar transparansi MSCI setelah IHSG anjlok hingga 8,5%. OJK ajukan proposal buka data ke...

news | 14:30 WIB

Menko Airlangga Hartarto merespons pengunduran diri Iman Rachman dari Dirut BEI. Iman mundur sebagai bentuk tanggung jaw...

news | 13:35 WIB

Wapres Gibran Rakabuming kunjungi Aceh Tamiang hari ini untuk tinjau pemulihan pascabencana banjir bandang, mulai dari s...

news | 12:30 WIB