Sindir Petugas yang 'Aji Mumpung', Wamenhaj Dahnil: Jangan Nebeng Berhaji!

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak ingatkan petugas haji untuk fokus melayani dan tidak "nebeng" berhaji. Simak ketegasan Kemenhaj soal disiplin petugas PPIH.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:30 WIB
Sindir Petugas yang 'Aji Mumpung', Wamenhaj Dahnil: Jangan Nebeng Berhaji!

Sindir Petugas yang 'Aji Mumpung', Wamenhaj Dahnil: Jangan Nebeng Berhaji!

matamata.com - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, memberikan peringatan keras kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini.

Ia menegaskan bahwa fungsi utama petugas adalah memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah, bukan memanfaatkan fasilitas negara untuk ikut "nebeng" berhaji.

"Kami ingin memastikan niat utama mereka adalah menjadi petugas haji, bukan orang-orang yang nebeng naik haji. Mereka sudah dilatih cukup lama sebagai sebuah tim," ujar Dahnil saat pengukuhan petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (30/1).

Tanggalkan Identitas Pribadi Para petugas haji tahun ini memiliki latar belakang profesional yang beragam, mulai dari dokter, aparat keamanan, jurnalis, hingga profesor. Namun, Dahnil menekankan bahwa di Tanah Suci, semua identitas tersebut harus ditanggalkan demi satu bendera pelayanan.

Ia tidak ingin lagi mendengar ada petugas yang justru meminta dilayani layaknya jamaah reguler, sebuah kritik yang sering muncul dari masyarakat pada tahun-tahun sebelumnya.

"Jangan kemudian mereka memposisikan diri sebagai jamaah. Banyak yang terjadi sebelumnya, petugas haji malah minta dilayani," tegasnya.

Pendidikan Semi-Militer untuk Kedisiplinan Untuk mengantisipasi masalah mentalitas tersebut, Kemenhaj menerapkan pola pelatihan khusus. PPIH telah menjalani pendidikan fisik dan mental secara semi-militer selama 20 hari di Asrama Haji Pondok Gede, yang akan dilanjutkan dengan diklat daring selama 10 hari.

Dahnil menjelaskan, pola ini bertujuan membangun kekompakan dan memastikan komando di lapangan berjalan searah.

"Kita harapkan dengan pola ini bisa menjawab kritik publik selama ini untuk menghindari adanya petugas yang hanya ingin naik haji secara gratis tanpa bekerja," tambah Dahnil.

Menjaga Wibawa Indonesia Senada dengan Wamenhaj, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf mengingatkan bahwa menjadi petugas haji adalah amanah besar yang menyangkut kehormatan bangsa. Mengingat Indonesia adalah pengirim jamaah haji terbesar di dunia, kualitas petugas menjadi kunci utama.

Baca Juga: Bertanggung Jawab Atas Kondisi Pasar, Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI, Ini Kata Airlangga

"Wajah negara tidak hanya tercermin dari pekerjaan yang diselesaikan, tetapi juga dari sikap, keteguhan, serta kepekaan dalam melayani," pungkas Menhaj Irfan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebut ulama sebagai lentera dan kompas bangsa saat menghadiri Ngaji Kebangsaan ber...

news | 13:12 WIB

Perum Bulog menjamin pasokan Minyakita seharga Rp15.700 per liter tetap aman dan diprioritaskan untuk pasar-pasar SP2KP....

news | 13:08 WIB

Film "People Pleaser" yang dibintangi Mawar De Jongh siap tayang 19 November 2026. Angkat cerita humor dan haru tentang ...

news | 10:15 WIB

Pelatih Singapura Gavin Lee mengakui keunggulan Timnas Indonesia usai kalah 0-2 di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak evaluasi p...

news | 09:15 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan tidak ada perbedaan pemain lokal dan diaspora usai laga melawan Singapu...

news | 08:15 WIB