DPR Maksimalkan Pembahasan RUU Perampasan Aset, Respons Aspirasi Publik

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Sturman Panjaitan menyatakan DPR akan memaksimalkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset untuk merespons aspirasi masyarakat yang meminta percepatan pembahasan.

Elara | MataMata.com
Selasa, 02 September 2025 | 14:00 WIB
Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Sturman Panjaitan saat memberi keterangan pers di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (2/9/2025). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Sturman Panjaitan saat memberi keterangan pers di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (2/9/2025). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Matamata.com - Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Sturman Panjaitan menyatakan DPR akan memaksimalkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset untuk merespons aspirasi masyarakat yang meminta percepatan pembahasan.

Menurut dia, rapat pembahasan RUU tersebut telah digelar pada Senin (1/9) dan saat ini masih berada dalam tahap penyusunan.

"Kami bekerja semaksimal mungkin. Bahkan kemarin kita kan juga bahas. Hari Senin kemarin kita masuk juga," kata Sturman di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (2/9).

Ia menambahkan, Baleg DPR RI akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyusunan RUU agar tidak jauh dari pemahaman publik.

"Karena masyarakat selalu diminta pendapatnya, diminta keinginannya apa. Kemudian kita jawab pertanyaannya," ujarnya.

Sturman menekankan RUU Perampasan Aset harus disusun hati-hati karena menyangkut urusan pidana. Ia mengingatkan agar regulasi tersebut tidak tumpang tindih dengan undang-undang lain yang juga mengatur pidana.

"Undang-undang itu harus searah, sejalan. Supaya tidak berlawanan. Makanya kita harus perlu hati-hati," katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta pimpinan DPR RI mengundang langsung perwakilan kelompok demonstran, termasuk mahasiswa, pengemudi ojek online, serikat buruh, dan koalisi masyarakat sipil, untuk berdialog tatap muka.

"Aspirasi-aspirasi yang disampaikan masyarakat harus diterima dengan baik oleh pimpinan DPR RI," kata Prabowo dalam jumpa pers usai pertemuan dengan sejumlah ketua umum partai politik dan pimpinan lembaga negara di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8).  (Antara)

Baca Juga: Polisi Klarifikasi Tembakan Gas Air Mata di Unisba: Dipicu Lemparan Molotov

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DPR mendukung rencana Badan Gizi Nasional (BGN) menghibahkan motor listrik ke guru honorer. Namun, DPR memberi peringata...

news | 16:24 WIB

Kemenhaj akan menyamakan durasi pelatihan petugas haji pusat dan daerah menjadi satu bulan penuh pada musim haji 1448 H/...

news | 15:28 WIB

Menpora Erick Thohir menyebut ada 7.200 titik nobar Piala Dunia 2026 di Indonesia yang sukses menggerakkan ekonomi daera...

news | 15:11 WIB

Wamentan Sudaryono menegaskan seluruh bantuan pertanian dari pemerintah gratis. Petani diminta segera melaporkan oknum y...

news | 14:53 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan perlindungan hukum investor Patriot Bond hanya berlaku pada dana investasi, bukan...

news | 14:41 WIB

Presiden Prabowo Subianto resmi meresmikan 1.151 km jalan daerah di 37 provinsi dari Sampang. Proyek Inpres 2025 ini dit...

news | 12:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja satu hari ke Jawa Timur untuk meresmikan 1.151 km proyek Jalan Daera...

news | 11:15 WIB

Lionel Messi resmi memecahkan rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia usai mencet...

news | 08:15 WIB

Perundingan damai Iran dan AS di Swiss sempat diwarnai aksi walk out akibat ancaman Donald Trump. Namun, Menlu Iran sebu...

news | 07:15 WIB

Pemerintah resmi membebaskan bea masuk impor LPG industri, bahan baku plastik, dan suku cadang pesawat menjadi 0% demi t...

news | 06:00 WIB