Usai Diguncang Aksi Massa, DPR RI Kembali Gelar Rapat Kerja

Setelah diguncang aksi unjuk rasa berhari-hari yang berujung ricuh, DPR RI kembali menggelar rapat di kompleks parlemen, Jakarta, pada Senin (1/9).

Elara | MataMata.com
Senin, 01 September 2025 | 13:15 WIB
Komisi I DPR RI menggelar rapat dengan TNI untuk membahas anggaran di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (1/9/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Komisi I DPR RI menggelar rapat dengan TNI untuk membahas anggaran di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (1/9/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Matamata.com - Setelah diguncang aksi unjuk rasa berhari-hari yang berujung ricuh, DPR RI kembali menggelar rapat di kompleks parlemen, Jakarta, pada Senin (1/9).

Komisi I DPR RI tercatat melaksanakan rapat kerja bersama TNI membahas siklus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Beberapa anggota Komisi I DPR RI bersama pimpinan hadir di lokasi untuk mengikuti agenda tersebut.

"APBN kan siklus, siklus harus pas mekanismenya. Apa yang dibicarain ya belum tahu kan dari sana," ujar Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto.

Selain Utut, sejumlah anggota Komisi I yang hadir antara lain Dave Laksono, Sukamta, TB Hasanuddin, Gavriel Novanto, serta Andina Theresia Narang.

Selain itu, DPR RI juga dijadwalkan menggelar rapat Badan Legislasi dengan agenda penyusunan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).

Sebelumnya, sejak 25 Agustus 2025, massa aksi memadati kompleks parlemen menyuarakan tuntutan, termasuk penghapusan tunjangan fantastis anggota dewan. Aksi berlanjut pada 28 Agustus 2025 oleh serikat buruh yang menuntut penghapusan sistem outsourcing serta penolakan upah murah.

Namun pada sore hari, demonstrasi yang melibatkan elemen massa lainnya berubah ricuh dan berlanjut hingga 29–30 Agustus 2025. Situasi tersebut akhirnya mendorong Presiden Prabowo Subianto meminta aparat mengambil tindakan tegas.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh kepala daerah untuk memaksimalkan tindak lanjut atas temua...

news | 14:30 WIB

Presiden Prabowo bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo untuk mempererat hubungan bilateral. Kunjungan ini juga menghasilkan k...

news | 13:15 WIB

Mendagri Tito Karnavian tegaskan dukungan penuh pada program BSPS dan 3 juta rumah. Ia menyebut suksesnya program hunian...

news | 12:00 WIB

KPK beri sinyal segera periksa suami dan anak Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq terkait dugaan aliran dana korupsi...

news | 11:45 WIB

Menbud Fadli Zon menyebut film sebagai cermin identitas dan soft power bangsa pada Hari Film Nasional 2026. Simak komitm...

news | 10:30 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman merasa Garuda layak menang atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026 meski kalah 0-1...

news | 09:15 WIB

OJK optimistis insentif pemerintah untuk industri galangan kapal akan mendorong pertumbuhan premi asuransi marine hull d...

news | 08:15 WIB

Ketua BTN Sumardji mengingatkan John Herdman bahwa chemistry pemain adalah kunci utama jika ingin membawa Timnas Indones...

news | 07:15 WIB

KPK menduga Ketum Kesthuri Asrul Aziz Taba mengalirkan uang 406.000 dolar AS ke Gus Alex dalam kasus korupsi kuota haji ...

news | 06:00 WIB

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga mendukung pembentukan Kemenekraf oleh Presiden Prabowo untuk lindungi pekerj...

news | 14:30 WIB