Kunjungan Wisatawan Asing ke Jabar via Kertajati Menyusut, Domestik Turun Imbas Haji

Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Barat melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati mengalami penurunan tajam. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat hanya ada 257 kunjungan wisman pada Mei 2025, turun 23

Elara | MataMata.com
Rabu, 02 Juli 2025 | 10:30 WIB
Kunjungan Wisatawan Asing ke Jabar via Kertajati Menyusut, Domestik Turun Imbas Haji

Kunjungan Wisatawan Asing ke Jabar via Kertajati Menyusut, Domestik Turun Imbas Haji

matamata.com - Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Barat melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati mengalami penurunan tajam. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat hanya ada 257 kunjungan wisman pada Mei 2025, turun 23,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Jawa Barat, Darwis Sitorus, menyebut mayoritas wisman yang datang berasal dari Singapura. Secara kumulatif, kunjungan wisman melalui Kertajati sejak Januari hingga Mei 2025 tercatat sebanyak 1.296 kunjungan—turun drastis dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 4.023 kunjungan.

Untuk wisatawan domestik (wisnus), BPS menggunakan metode Mobile Positioning Data (MPD), yaitu pelacakan sinyal seluler yang menghitung perjalanan antarkabupaten/kota selama minimal enam jam, dengan catatan bukan untuk tujuan bekerja atau sekolah.

Hasilnya, tercatat 17,70 juta perjalanan wisnus sepanjang Mei 2025. Angka ini menurun 21,42 persen dari April 2025, namun meningkat 34,06 persen dibandingkan Mei 2024. Total perjalanan wisnus sejak Januari hingga Mei 2025 mencapai 88,34 juta, naik 27,09 persen dari periode yang sama tahun lalu.

"Wilayah Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi) dan Bandung Raya masih menjadi tujuan favorit, dengan kontribusi 50,99 persen dari total perjalanan wisnus," jelas Darwis.

Dari sisi transportasi udara, jumlah penumpang domestik di BIJB Kertajati pada Mei 2025 hanya mencapai 1.830 orang, merosot 66,25 persen dibandingkan April 2025. Sebaliknya, penerbangan internasional melonjak tajam menjadi 12.870 penumpang—naik 1.194 persen, didorong oleh peran Kertajati sebagai terminal keberangkatan jemaah haji.

Sementara itu, penumpang kereta api pada Mei 2025 tercatat sebanyak 2,16 juta orang, turun 12,59 persen dari bulan sebelumnya, meski secara tahunan masih naik 12,84 persen dibandingkan Mei 2024.

Sebagai informasi, sejak 2 Juni 2025, Bandara Kertajati dilaporkan tidak lagi melayani penerbangan domestik. Saat ini, satu-satunya penerbangan yang tersedia adalah rute internasional menuju Singapura yang beroperasi setiap Selasa dan Sabtu. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Dokter RSUD Kota Tangerang ingatkan bahaya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang bisa picu peradangan paru-paru dan ses...

news | 09:56 WIB

Pemkab Aceh Barat menindaklanjuti temuan BPK RI 2025 dengan mengembalikan dana kerugian negara sebesar Rp917 juta ke kas...

news | 09:15 WIB

Kementerian ESDM memastikan penggunaan bahan bakar B50 aman setelah lolos uji durabilitas mesin tambang 1.000 jam dan ro...

news | 08:15 WIB

Polri dan Basarnas memaksimalkan pencarian jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perai...

news | 07:00 WIB

DPR mendesak Kemenkes dan BNPB mengoptimalkan penanganan dampak kesehatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Kemenkes m...

news | 15:50 WIB