Anies Baswedan Dijuluki Abah Online, Timnas AMIN Bereaksi: Karakter Orisinal dan Tidak Dibuat-buat!

Julukan "Abah Online" yang ditujukan kepada Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1, Anies Baswedan, merupakan kesan positif dari netizen.

Riki Chandra | MataMata.com
Kamis, 04 Januari 2024 | 22:04 WIB
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan saat diwawancarai awak media massa di Kabupaten Tanah Datar, Rabu (3/1/2024). [Dok.Antara]

Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan saat diwawancarai awak media massa di Kabupaten Tanah Datar, Rabu (3/1/2024). [Dok.Antara]

Matamata.com - Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) menyebut bahwa julukan "Abah Online" yang ditujukan kepada Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1, Anies Baswedan, merupakan kesan positif dari netizen.

"Timnas AMIN percaya jenama atau panggilan 'Abah Online' itu karena kesan yang didapat netizen bahwa Pak Anies dirasa bisa menampilkan karakter yang orisinal dan tidak dibuat-buat," kata Juru Bicara Timnas AMIN, Billy David Nerotumilena, Kamis (4/1/2024).

Menurut Billy, percakapan melalui media sosial yang dilakukan Anies belakangan ini mendapat respons positif dari warganet karena mantan gubernur DKI Jakarta itu dapat menjawab pertanyaan seputar perannya sebagai ayah, soal nasihat kehidupan, serta tentang keluarga.

Selain itu, Timnas AMIN juga mengapresiasi fenomena di media sosial tentang akun X @aniesbubble yang menyebarkan kejenakaan dan pesan-pesan kehidupan mengatasnamakan capres usungan Koalisi Perubahan tersebut.

Billy menilai tren positif di media sosial yang tumbuh secara organik tersebut bisa membawa perubahan di Pilpres 2024.

"Kami tentu apresiasi dan berterima kasih. Fenomena akhir-akhir ini di media sosial, 'Anies Bubble', 'Abah Online', dan 'live TikTok', merupakan tren positif dan bisa jadi game changer sebulan ke depan," kata Billy.

Bubble ialah aplikasi media sosial berbayar di Korea Selatan yang biasanya digunakan oleh para penggemar untuk berinteraksi dengan idola mereka.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan capres-cawapres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Masa kampanye pemilu ditetapkan mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan pada tanggal 14 Februari 2024. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menyebut lemahnya kaderisasi parpol memicu mahar politik. Simak usulan KPK mulai dari jenjang kader hingga batasan m...

news | 15:32 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dirut KAI meninjau progres pembangunan 824 unit hunian layak bagi warga bantaran rel Senen...

news | 14:58 WIB

Kemenkes percepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk 26.000 dapur SPPG. Simak syarat dan cara ikut...

news | 14:51 WIB

Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak menganggap pengkritik sebagai musuh, menyusul pelap...

news | 14:15 WIB

KPK menyerahkan hasil kajian tata kelola parpol kepada Presiden Prabowo dan DPR. Simak 3 rekomendasi utama KPK termasuk ...

news | 14:00 WIB

Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta mendesak PBB mengevaluasi total perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon menyusul gugurny...

news | 13:15 WIB

KPK memeriksa Direktur PT Marco Tour and Travel Syarif Thalib terkait dugaan jual beli kuota haji 2023-2024 yang merugik...

news | 11:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta setujui penambahan 5.000 personel Satpol PP untuk kurangi beban kerja. Simak penjelasan Wagub Rano K...

news | 10:15 WIB

Permenhut Nomor 6 Tahun 2026 resmi dirilis untuk memberikan stabilitas dan kepastian hukum bagi investor di proyek karbo...

news | 09:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap strategi 'survival mode' RI. Pemerintah fokus hapus inefisiensi dan tutup kebocoran p...

news | 06:00 WIB