Gerak Cepat Kim Jong-un Desak Militer Korea Utara Siap-siap Perang Lawan Amerika Serikat

Pasukan bersenjata Korea Utara diminta bersiap-siap menghadapi perang melawan Amerika Serikat (AS).

Riki Chandra | MataMata.com
Jum'at, 29 Desember 2023 | 11:49 WIB
Presiden Korea Utara Kim Jong-un saat tiba di Vladivostok, Rusia. [Dok.Antara]

Presiden Korea Utara Kim Jong-un saat tiba di Vladivostok, Rusia. [Dok.Antara]

Matamata.com - Pasukan bersenjata Korea Utara diminta bersiap-siap menghadapi perang melawan Amerika Serikat (AS). Perintah itu disampaikan oleh Pemimpin Korea Utara, menurut pemberitaan media yang dikelola oleh pemerintah pada Kamis (28/12/2023).

Pemimpin Korut menyalahkan Washington atas ketegangan terbaru di Semenanjung Korea. Pada hari kedua Rapat Pleno ke-9 Komite Sentral Partai Pekerja Korea (WPK) ke-8 pada Rabu, Kim Jong-un mengatakan bahwa AS terlibat dalam konfrontasi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Korut.

Kim Jong-un menetapkan tugas-tugas bagi Tentara Rakyat dan industri amunisi, senjata nuklir dan sektor pertahanan sipil untuk lebih mempercepat persiapan perang. Begitu pemberintaan yang dikutip dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Kim Jong-un mengatakan, situasi politik dan militer telah mencapai tingkat yang ekstrem akibat langkah anti-Korut yang dilakukan AS.

Kim juga berjanji akan memperluas hubungan kerja sama strategis dengan negara-negara merdeka anti-imperialis.

Pekan lalu, Kim memperingatkan bahwa negaranya "tidak akan ragu untuk meluncurkan serangan nuklir jika ada "musuh" yang memprovokasinya dengan nuklir.

Pyongyang baru-baru ini melakukan uji coba meluncurkan rudal balistik antarbenua Hwasong-18 berbahan bakar propelan padat, yang meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kementerian PU tuntaskan pembangunan dua dapur Makan Bergizi Gratis (SPPG) di PLBN Wini dan Motamasin, NTT, guna perkuat...

news | 13:26 WIB

Ketua DPR Puan Maharani meminta masyarakat menjaga etika dan kesantunan dalam mengkritik agar tidak berujung laporan pol...

news | 13:23 WIB

DPR RI resmi mengesahkan RUU Pelindungan Saksi dan Korban (PSDK) menjadi UU. Simak 5 poin penting mulai dari Dana Abadi ...

news | 13:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka mengkritik minimnya lampu penerangan dan pemeliharaan gedung saat meninjau Sentra Pendidik...

news | 12:07 WIB

China kecam penyitaan kapal kargo Iran oleh AS di Selat Hormuz. Di tengah ancaman bom Donald Trump, stabilitas energi gl...

news | 12:02 WIB

Kemenag menyiapkan 118 hotel di Madinah untuk jamaah haji gelombang pertama. Simak penjelasan mengenai skema penempatan ...

news | 10:15 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya membahas rekrutmen 30.000 manajer Koperasi Desa Merah Putih bersama Menkop Ferry Juliantono. T...

news | 09:30 WIB

Presiden AS Donald Trump ancam ledakkan banyak bom jika gencatan senjata dengan Iran yang berakhir 22 April tidak diperp...

news | 08:00 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis ekonomi Indonesia tumbuh 5,4-6% pada 2026 melalui strategi hilirisasi, penguatan ...

news | 07:15 WIB

Danantara meninjau proyek PSEL Palembang yang mencapai progres 81,94%. Target operasional Oktober 2026 untuk olah 1.000 ...

news | 06:00 WIB