Kim Jong Un: 2024 Tahun Persiapan Persiapan Perang Korea Utara Lawan AS

2024 adalah tahun penting bagi Korea Utara. Sebab, pemimpin Korut, Kim Jong Un menyatakan tahun tersebut sebagai persiapan perang.

Riki Chandra | MataMata.com
Senin, 01 Januari 2024 | 14:54 WIB
Kim Jong Un: 2024 Tahun Persiapan Persiapan Perang Korea Utara Lawan AS

Kim Jong Un: 2024 Tahun Persiapan Persiapan Perang Korea Utara Lawan AS

matamata.com - 2024 adalah tahun penting bagi Korea Utara. Sebab, pemimpin Korut, Kim Jong Un menyatakan tahun tersebut sebagai persiapan perang.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan Amerika Serikat dan Korea Selatan menjadi biang keladi meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea.

Menurut laporan kantor berita Korea Utara, KCNA, Kim menyampaikan hal itu saat berbicara singkat dengan dengan para komandan militer pada Minggu.

Dalam pertemuan yang berlangsung di markas besar Partai Buruh Korea yang berkuasa negeri itu, Kim mengingatkan para komandan militer bahwa Semenanjung Korea kian di ambang konflik bersenjata, tulis KCNA pada Senin.

Kim memperingatkan jika ada negara yang menyerang atau memprovokasi Korea Utara, maka militer Korea Utara akan membalas dengan kekuatan penuh untuk memusnahkan siapa pun yang menyerang negara ini, lapor KCNA.

Dalam rapat penting dengan partai penguasa yang diadakan Sabtu itu, Kim menyatakan hubungan antar-Korea telah berubah total menjadi hubungan antara dua negara bermusuhan karena Seoul kini menganggap Pyongyang "musuh utama."

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dalam pidato tahun baru menegaskan kembali tekad meningkatkan pertahanan negaranya di bawah payung nuklir AS guna melindungi Korea Selatan dari ancaman nuklir dan rudal Korea Utara.

Pada Senin, Kim Jong Un dan Presiden China Xi Jinping bertukar pesan tahun baru.

Kedua pemimpin berjanji memperkuat hubungan bilateral kedua negara yang tahun ini tepat 75 tahun usia hubungan diplomatik antara Korea Utara dan China, kata KCNA.

Dalam pesannya, Kim menyatakan kesediaannya dalam lebih mendorong pertukaran dan kunjungan bilateral “di segala bidang, termasuk politik, ekonomi dan budaya,” sedangkan Xi menyatakan Beijing bersedia membuka “babak baru” dalam persahabatan kedua negara.

Xi mengatakan Beijing akan kian menguatkan kepercayaan strategis, dan mendorong pertukaran serta kerja sama dengan Pyongyang.

Langkah itu ditempuh guna mendorong hubungan bilateral yang maju dan mencapai perkembangan yang lebih besar seiring dengan perkembangan zaman, pungkas KCNA. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming Raka mendukung program UTDI untuk melatih santri di bidang AI, Big Data, dan keamanan siber gun...

news | 10:14 WIB

Kemenekraf dorong akselerasi industri komik nasional lewat pemetaan ekosistem terpadu dan regulasi pemerataan distribusi...

news | 11:00 WIB

Kemenhub imbau calon penumpang aktif cek status penerbangan akibat meluasnya kabut asap karhutla yang mengganggu ribuan ...

news | 10:00 WIB

BNPB siapkan mitigasi kekeringan dan operasi modifikasi cuaca hadapi fenomena El Nino sangat kuat yang diproyeksikan BMK...

news | 09:30 WIB

Komisi III DPR menolak usulan DEN yang ingin menghapus unsur kerugian negara dalam definisi korupsi. DPR menilai hal itu...

news | 09:13 WIB