Persiapan Haji 2026: Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Siapkan 150 Inisiatif Berbasis AI

Arab Saudi resmi meluncurkan rencana operasional Haji 2026 dengan 150 inisiatif baru. Simak kecanggihan layanan berbasis AI dan dukungan 60 bahasa di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Elara | MataMata.com
Kamis, 23 April 2026 | 12:32 WIB
Jamaah haji melakukan tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. (ANTARA/HO-MCH 2026)

Jamaah haji melakukan tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. (ANTARA/HO-MCH 2026)

Matamata.com - Pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi resmi menetapkan rencana operasional pelayanan haji 2026. Fokus utama tahun ini terletak pada penguatan layanan digital berbasis kecerdasan buatan (AI) serta perluasan layanan multibahasa bagi jemaah dari seluruh dunia.

Presiden Urusan Keagamaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syekh Dr. Abdulrahman Al-Sudais, meluncurkan rencana tersebut dalam seremoni resmi di Makkah, Rabu (22/4/2026). Ia menegaskan bahwa otoritas telah menyiapkan 150 inisiatif pengayaan dan 10 jalur khusus untuk meningkatkan kualitas ibadah jemaah.

"Rencana ini bertujuan meningkatkan pengalaman berhaji serta menyiarkan pesan perdamaian dari kedua masjid suci kepada masyarakat global melalui layanan agama dalam 60 bahasa," ujar Al-Sudais.

Transformasi Digital dan AI Salah satu terobosan besar dalam operasional tahun ini adalah integrasi penuh fitur kecerdasan buatan (AI). Al-Sudais menyebut hal ini sebagai pergeseran kualitatif dalam pengembangan layanan keagamaan di Arab Saudi.

Langkah ini sejalan dengan penetapan tahun 2026 sebagai "Tahun Kecerdasan Artifisial" di Kerajaan Arab Saudi. Penggunaan teknologi modern dan sistem digital canggih diharapkan dapat mempermudah jemaah dalam mengakses informasi serta memperkuat pesan moderasi Islam ke seantero dunia.

Pengayaan Pengalaman Spiritual Selain aspek teknologi, rencana operasional ini disusun untuk memperkaya pengalaman spiritual dan pendidikan jemaah melalui program-program terintegrasi. Dengan dukungan 60 bahasa, kendala komunikasi diharapkan dapat diminimalisasi sehingga pesan-pesan keagamaan tersampaikan dengan akurat.

Al-Sudais menambahkan bahwa seluruh perkembangan ini merupakan refleksi dari komitmen pemimpin Arab Saudi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi tamu Allah. Rencana komprehensif ini dirancang untuk memastikan jemaah mendapatkan kenyamanan sekaligus pemahaman agama yang mendalam selama menjalani prosesi haji. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pelemahan Rupiah hingga Rp17.289 per dolar AS dipicu gejolak global dan k...

news | 14:15 WIB

Mentan Amran Sulaiman memastikan harga beras SPHP dan HET tidak naik meski ada isu biaya kemasan. Stok beras Bulog capai...

news | 13:00 WIB

Mendiktisaintek Brian Yuliarto dorong pembentukan konsorsium nasional pengembangan satelit untuk perkuat kedaulatan tekn...

news | 12:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman mengumumkan stok beras Bulog tembus 5,19 juta ton per April 2026, rekor tertinggi dalam sejar...

news | 11:15 WIB

DPP Partai Golkar puji kebijakan energi Presiden Prabowo yang bawa Indonesia raih peringkat 2 dunia ketahanan energi ver...

news | 10:34 WIB

Menaker Yassierli meminta perusahaan menyesuaikan tugas peserta magang nasional dengan latar belakang pendidikan, teruta...

news | 09:45 WIB

Menko Infrastruktur AHY menegaskan pengembangan jaringan kereta api nasional adalah solusi utama untuk menekan kendaraan...

news | 08:15 WIB

China dukung perpanjangan gencatan senjata AS-Iran, namun peringatkan situasi masih kritis akibat blokade laut di Selat ...

news | 07:00 WIB

Menko Infrastruktur AHY mengungkapkan rencana pemerintah membangun 2.772 km jalur kereta api di Kalimantan untuk memperk...

news | 06:00 WIB

Indonesia mendorong negara Asia Pasifik menjadi kompas pembangunan global dalam Sidang UNESCAP ke-82 di Bangkok. Simak p...

news | 15:15 WIB