Ketua DPRD Kaltara Tekankan Harmoni Pusat-Daerah Usai Retret di Magelang

Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie menekankan pentingnya harmoni nasional dan daerah usai mengikuti retret Lemhannas 2026 di Akmil Magelang untuk kawal Asta Cita.

Elara | MataMata.com
Senin, 20 April 2026 | 07:15 WIB
Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Achmad Djufrie mengikuti retret yang digelar Lemhannas RI di Akademi Militer Magelang, 15-19 April 2026. ANTARA/HO-ISTIMEWA

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Achmad Djufrie mengikuti retret yang digelar Lemhannas RI di Akademi Militer Magelang, 15-19 April 2026. ANTARA/HO-ISTIMEWA

Matamata.com - Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Achmad Djufrie, menegaskan pentingnya sinkronisasi antara kepentingan nasional dan aspirasi daerah. Hal ini ia sampaikan usai mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) atau retret tahun 2026 yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Akademi Militer (Akmil), Magelang.

Achmad Djufrie menyatakan bahwa DPRD memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar dari sekadar fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Menurutnya, lembaga perwakilan rakyat adalah penjaga harmoni agar kebijakan di daerah selaras dengan visi nasional.

"DPRD bukan sekadar pengemban fungsi teknis, tapi juga penjaga harmoni antara kepentingan nasional dan daerah," ujar Achmad Djufrie, mengutip pesan Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 15-19 April tersebut diikuti oleh seluruh Ketua DPRD se-Indonesia. Djufrie menilai, retret ini merupakan momentum penting untuk memperluas perspektif kepemimpinan serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia menekankan bahwa pimpinan DPRD harus memiliki karakter kepemimpinan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan berani berpikir melampaui batas sektoral. Hal ini dianggap sangat relevan bagi Kaltara yang berstatus sebagai wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

"Tantangan pembangunan di Kaltara sangat besar karena kita berada di garda terdepan atau perbatasan. Kita butuh kolaborasi kuat agar kebijakan yang diambil benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," lanjutnya.

Lebih lanjut, politisi tersebut berharap pembekalan dari Lemhannas ini mampu melahirkan pimpinan DPRD yang profesional dalam mengawal program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Retret ini sangat positif. Kami bisa saling bertukar gagasan dan strategi dalam menghadapi tantangan pembangunan di daerah masing-masing demi kemajuan nasional," pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani persilakan warga cek stok beras di gudang. Per April 2026, cadangan beras nasional menc...

news | 06:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman sebut ekspor CPO RI melonjak 26,40% di awal 2026. Indonesia kini kuasai 60% pasar sawit dunia...

news | 12:35 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan 503 Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang. Dalam arahannya, Prabowo menekankan pent...

news | 12:31 WIB

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf melantik PPIH Embarkasi 2026. Ia menekankan perlindungan bagi jamaah lansia, integritas petu...

news | 12:28 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan mendorong kolaborasi riset dengan kampus dan mengumumkan pembangunan rice mill modern di Ban...

news | 12:25 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), hingg...

news | 06:15 WIB

Ketum MUI Anwar Iskandar bertemu Dubes Arab Saudi Faisal Abdullah Al Amoudi. Indonesia tegaskan posisi tolak penjajahan ...

news | 15:00 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana membentuk unit PJLP khusus untuk menangani populasi ikan sapu-sapu yang mer...

news | 14:00 WIB

Bareskrim Polri ungkap hasil mediasi kasus pencemaran nama baik Azizah Salsha. YouTuber Resbob dan Bigmo sepakat berdama...

news | 12:42 WIB

Kemenhub mengonfirmasi pilot dan 7 penumpang helikopter Airbus H130 PK-CFX meninggal dunia setelah jatuh di hutan Sekada...

news | 12:15 WIB