Trump Sebut Perundingan AS-Iran Bisa Berlanjut dalam Dua Hari ke Depan

Presiden AS Donald Trump optimistis perundingan dengan Iran berlanjut dalam dua hari. Meski sempat ragu soal lokasi di Pakistan, Trump soroti peran Jenderal Asim Munir.

Elara | MataMata.com
Rabu, 15 April 2026 | 08:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan konferensi pers di Ruang Briefing Pers James S. Brady di Gedung Putih pada 6 April 2026, di Washington DC. ANTARA/Celal Güneş/Aadolu/pri.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan konferensi pers di Ruang Briefing Pers James S. Brady di Gedung Putih pada 6 April 2026, di Washington DC. ANTARA/Celal Güneş/Aadolu/pri.

Matamata.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan optimisme terkait kelanjutan perundingan dengan Iran. Trump menyebut pembicaraan diplomatik tersebut kemungkinan besar akan dimulai kembali dalam dua hari ke depan.

"Sesuatu bisa terjadi dalam dua hari ke depan," ujar Trump dalam wawancara telepon dengan New York Post, Selasa (14/4/2026).

Dalam proses negosiasi ini, Trump merujuk pada peran Panglima Angkatan Darat Pakistan, Jenderal Asim Munir. Trump diketahui memiliki hubungan kuat dengan Munir sejak upaya mediasi konflik Pakistan-India tahun lalu.

"Dia (Munir) fantastis, dan karena itu kemungkinan besar kami akan kembali ke sana (Pakistan)," kata Trump.

Namun, pernyataan Trump sempat menunjukkan inkonsistensi. Sekitar satu jam sebelum wawancara tersebut, dalam panggilan telepon terpisah dengan media yang sama, Trump sempat meredam prospek kembalinya perundingan ke Pakistan.

"Kami mungkin akan pergi ke lokasi lain. Kami sudah mulai memikirkan lokasi lain (untuk perundingan)," tuturnya sebelumnya. Hingga saat ini, belum ada kejelasan mengenai faktor apa yang mengubah pernyataan Trump dalam rentang waktu singkat tersebut.

Sementara itu, seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi bahwa pembicaraan lanjutan dengan Teheran memang sedang dipertimbangkan. Hal ini mendesak dilakukan mengingat masa gencatan senjata jangka pendek akan berakhir pada pekan depan.

"Pembicaraan selanjutnya sedang dibahas, tetapi belum ada jadwal pasti yang ditetapkan saat ini," ungkap pejabat tersebut.

Eskalasi konflik yang melibatkan Iran, AS, dan Israel telah memicu lonjakan harga minyak dunia, terutama setelah Teheran melakukan blokade di Selat Hormuz. Sebagai respons atas kegagalan perundingan di Islamabad pekan lalu, Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk membalas dengan memblokade jalur maritim strategis tersebut.

Kebijakan ini memicu ketegangan diplomatik baru. Trump mengecam negara-negara Eropa yang enggan terlibat dalam upaya pembukaan kembali Selat Hormuz. Sebaliknya, para pemimpin Eropa balik mengkritik Trump karena dianggap mengambil langkah militer terhadap Iran tanpa melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan sekutu. (Antara)

Baca Juga: The Sounds Project Vol. 9 Rilis Phase 2 Lineup, Siap Hadirkan Musisi Global dan Lokal Terbaik

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK memeriksa mantan Direktur Bisnis Mikro BRI Supari terkait mekanisme lelang proyek EDC senilai Rp2,1 triliun yang did...

news | 14:15 WIB

BRIN kembangkan xanthan gum secara mandiri untuk meningkatkan efisiensi pengeboran migas dan menekan ketergantungan impo...

news | 13:00 WIB

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali targetkan kapal patroli TNI AL gunakan bahan bakar B50 untuk efisiensi BBM dan kurangi k...

news | 12:00 WIB

Pemkot Jaksel menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu serentak di Phb Setu Babakan besok. Simak alasan mengapa ikan...

news | 11:15 WIB

China dan IMF memperingatkan ancaman krisis ekonomi global akibat blokade Selat Hormuz. Penurunan pasokan minyak 13% han...

news | 11:05 WIB

Menhut Raja Juli Antoni resmi menerbitkan Permenhut 6/2026. Aturan baru ini mempermudah masyarakat adat ikut perdagangan...

news | 10:30 WIB

Perum Bulog segera membangun tiga gudang baru di pulau terluar Natuna pada September 2026 untuk mengantisipasi kelangkaa...

news | 08:00 WIB

Wamentan Sudaryono memastikan stok pupuk subsidi nasional aman di tengah konflik Selat Hormuz. Produksi mencapai 14,5 ju...

news | 07:15 WIB

Ketum PSSI Erick Thohir bocorkan rencana kompetisi baru yang akan berjalan bersamaan dengan Super League musim 2026/2027...

news | 06:00 WIB

Polri bentuk Satgas Haji untuk berantas travel nakal dan haji ilegal. Simak strategi Polri lindungi jemaah dari penipuan...

news | 15:15 WIB