Pemprov Jabar Luncurkan Aplikasi Imah Aing, Ajukan Bantuan Rutilahu Kini Lebih Praktis

Pemprov Jabar luncurkan aplikasi Imah Aing untuk permudah pengajuan bantuan Rutilahu. Gubernur Dedi Mulyadi juga wajibkan kawasan industri bangun hunian vertikal.

Elara | MataMata.com
Selasa, 14 April 2026 | 08:15 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), saat mendampingi Menteri Maruarar Sirait di Katapang, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (13/4/2026). ANTARA/Ilham Nugraha.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), saat mendampingi Menteri Maruarar Sirait di Katapang, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (13/4/2026). ANTARA/Ilham Nugraha.

Matamata.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi memperkenalkan aplikasi "Imah Aing" sebagai langkah strategis mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Platform digital ini dirancang untuk memangkas birokrasi sehingga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat mengajukan bantuan secara lebih cepat dan transparan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa digitalisasi adalah kunci utama dalam memastikan bantuan tepat sasaran dan bebas dari hambatan administratif yang berbelit.

“Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa langsung mengajukan usulan perumahan. Birokrasinya dibuat lebih mudah agar penanganan lebih cepat dan terprogram,” ujar Dedi di Bandung, Senin (13/4/2026).

Selain melalui aplikasi, Dedi menjelaskan bahwa penyaluran bantuan perumahan di Jawa Barat tetap didukung lewat jalur aspirasi DPR RI serta program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan dengan bunga rendah.

Ia juga mengapresiasi sinergi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang aktif menyosialisasikan subsidi perumahan di wilayah Jabar.

Di sisi lain, Pemprov Jabar mulai menggeser orientasi pembangunan dari hunian horizontal ke hunian vertikal (apartemen). Langkah ini diambil sebagai solusi atas semakin terbatasnya lahan di Jawa Barat.

Dedi menginstruksikan pemerintah daerah untuk segera menyusun regulasi yang mewajibkan pengelola kawasan industri menyediakan hunian bagi para pekerja.

“Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan permukiman horizontal. Kawasan industri wajib menyediakan hunian vertikal bagi karyawannya untuk efisiensi lahan,” tegasnya.

Saat ini, pengembangan hunian vertikal telah dimulai di wilayah penyangga seperti Bekasi, Depok, dan Bogor, dan diproyeksikan akan segera merambah ke kawasan Bandung Raya. Kebijakan ini diharapkan tidak hanya menghemat lahan, tetapi juga efektif mengurangi kemacetan serta menjaga stabilitas sosial di sekitar pusat industri.

“Dengan sistem satu kompleks, efisiensi tercapai dan tatanan budaya lokal tetap terjaga,” pungkas Dedi. (Antara)

Baca Juga: Bulog Jamin Harga Beras Tetap Stabil meski Biji Plastik Langka

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Polri bentuk Satgas Haji untuk berantas travel nakal dan haji ilegal. Simak strategi Polri lindungi jemaah dari penipuan...

news | 15:15 WIB

Presiden AS Donald Trump mengklaim perang AS-Israel terhadap Iran hampir berakhir. Simak detail perundingan di Pakistan ...

news | 14:15 WIB

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mendampingi Menteri Kebudayaan Arab Saudi Pangeran Bader meninjau Museum Nasional dan Ga...

news | 13:30 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri KazanForum dan INNOPROM 2026 di Rusi...

news | 12:28 WIB

Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana lyse. Bahas penguatan kerja sama bilateral ...

news | 11:15 WIB

Wakil PM Spanyol Yolanda Diaz sebut komentar Donald Trump soal Paus Leo XIV sebagai kesalahan sejarah yang tidak menghor...

news | 10:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengunggah ucapan selamat ulang tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto dari Paris. Simak doa dan pe...

news | 09:00 WIB

Presiden AS Donald Trump optimistis perundingan dengan Iran berlanjut dalam dua hari. Meski sempat ragu soal lokasi di P...

news | 08:15 WIB

Jaksa Agung Muda mengingatkan direksi BUMN agar tidak hanya mengandalkan Business Judgment Rule (BJR) di era KUHP baru y...

news | 07:15 WIB

Ketua Satgas PRR Tito Karnavian dan Mensos Saifullah Yusuf memastikan penyaluran bantuan pascabencana Sumatera tepat sas...

news | 06:00 WIB