Putin Undang Presiden Prabowo Kembali ke Rusia pada Mei dan Juli 2026

Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri KazanForum dan INNOPROM 2026 di Rusia. Simak detail pertemuan kedua pemimpin di Kremlin.

Elara | MataMata.com
Rabu, 15 April 2026 | 12:28 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Presiden Prabowo Subianto (kiri) bertukar pandangan dan berdiskusi dalam pertemuan bilateral di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Senin (13/4/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dan Presiden Prabowo Subianto (kiri) bertukar pandangan dan berdiskusi dalam pertemuan bilateral di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Senin (13/4/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Matamata.com - Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi mengundang Presiden RI Prabowo Subianto untuk kembali berkunjung ke Rusia pada Mei dan Juli 2026. Undangan tersebut ditujukan agar Presiden Prabowo dapat menghadiri sejumlah pameran industri dan forum ekonomi bergengsi, termasuk yang akan digelar di Kota Kazan, Tatarstan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengonfirmasi bahwa undangan tersebut disampaikan langsung oleh Putin saat menerima kunjungan Presiden Prabowo di Istana Kremlin, Senin (13/4).

"Presiden Putin menyampaikan undangan bagi Presiden Prabowo untuk menghadiri acara di Kazan pada bulan Mei, serta pameran industri besar yang akan dilaksanakan pada Juli mendatang," ujar Sugiono melalui keterangan video resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (15/4).

Sugiono menjelaskan, undangan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara agar semakin intensif dan memberikan manfaat bagi kedua pihak. Dalam pertemuan di Kremlin tersebut, Menlu Sugiono didampingi oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Setelah pertemuan bilateral, kedua pemimpin negara tersebut melanjutkan pembicaraan empat mata dalam format makan siang. Dalam momen tersebut, Prabowo dan Putin membahas berbagai isu strategis, termasuk perkembangan geopolitik global.

"Rusia merupakan salah satu mitra strategis dan mitra dagang penting bagi Indonesia. Rencana ke depan akan difokuskan pada penguatan ekonomi serta hubungan antarwarga negara (people-to-people contact)," tambah Sugiono.

Sebagai informasi, agenda di Kazan pada Mei 2026 merujuk pada International Economic Forum Russia-Islamic World: KazanForum. Acara yang bekerja sama dengan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) ini dijadwalkan berlangsung pada 12-17 Mei 2026.

Sementara itu, pameran industri pada Juli 2026 diperkirakan adalah International Innovation Industry Expo (INNOPROM) yang akan digelar di Ekaterinburg pada 6-9 Juli 2026. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana lyse. Bahas penguatan kerja sama bilateral ...

news | 11:15 WIB

Wakil PM Spanyol Yolanda Diaz sebut komentar Donald Trump soal Paus Leo XIV sebagai kesalahan sejarah yang tidak menghor...

news | 10:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengunggah ucapan selamat ulang tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto dari Paris. Simak doa dan pe...

news | 09:00 WIB

Presiden AS Donald Trump optimistis perundingan dengan Iran berlanjut dalam dua hari. Meski sempat ragu soal lokasi di P...

news | 08:15 WIB

Jaksa Agung Muda mengingatkan direksi BUMN agar tidak hanya mengandalkan Business Judgment Rule (BJR) di era KUHP baru y...

news | 07:15 WIB

Ketua Satgas PRR Tito Karnavian dan Mensos Saifullah Yusuf memastikan penyaluran bantuan pascabencana Sumatera tepat sas...

news | 06:00 WIB

Kementan dan BUMN berencana bangun pabrik pengolahan gambir di Sumbar untuk hilirisasi. PTPN IV akan mengelola pabrik di...

news | 15:15 WIB

Kemenhan RI dan Amerika Serikat menyepakati kerja sama pencarian serta repatriasi kerangka prajurit AS korban Perang Dun...

news | 15:12 WIB

KPK menyoroti pengadaan 25.644 motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Simak analisis KPK terkait kerawanan korups...

news | 12:15 WIB

KPK ungkap inisial ZA sebagai perantara suap 1 juta dolar AS dari Yaqut Cholil Qoumas ke Pansus Haji DPR. Simak kronolog...

news | 11:30 WIB