Bulog Jamin Harga Beras Tetap Stabil meski Biji Plastik Langka

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani pastikan harga beras tidak naik meski biaya kemasan terancam kelangkaan biji plastik. Simak stok dan daftar HET terbaru.

Elara | MataMata.com
Selasa, 14 April 2026 | 06:00 WIB
Bulog Jamin Harga Beras Tetap Stabil meski Biji Plastik Langka

Bulog Jamin Harga Beras Tetap Stabil meski Biji Plastik Langka

matamata.com - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan tidak akan ada kenaikan harga beras nasional dalam waktu dekat. Penegasan ini muncul di tengah isu kelangkaan biji plastik yang memicu kekhawatiran kenaikan biaya kemasan produk pangan.

Rizal menjelaskan, kebijakan mempertahankan harga ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto. Presiden meminta agar harga pangan, terutama beras, tetap terjaga demi melindungi daya beli masyarakat.

"Sesuai arahan Bapak Presiden dalam rapat di Istana kemarin, sudah ditentukan bahwa tidak ada kenaikan harga pangan, termasuk beras," ujar Rizal usai Rapat Percepatan Realisasi Pendanaan Penyerapan Gabah di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin (13/4).

Menurut Rizal, faktor utama yang menjamin stabilitas harga adalah kondisi stok beras nasional yang sangat kuat. Saat ini, cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 4,72 juta ton. Jumlah yang melimpah ini dinilai cukup untuk meredam tekanan harga di tingkat konsumen, meskipun biaya produksi lainnya mengalami dinamika.

Kendati harga beras dipastikan tetap, Rizal mengakui bahwa kelangkaan biji plastik menjadi tantangan efisiensi distribusi. Kenaikan harga bahan baku plastik berdampak langsung pada biaya pengemasan beras, terutama untuk kebutuhan distribusi nasional.

Menyikapi hal tersebut, Bulog telah merumuskan langkah strategis melalui rapat direksi. Salah satunya adalah melakukan penyesuaian internal agar biaya kemasan tidak mengganggu stabilitas operasional.

"Kami berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian untuk mendapatkan dukungan berupa keringanan harga bahan baku kemasan bagi program pangan pemerintah," tambah Rizal.

Langkah koordinasi ini sangat penting mengingat Bulog harus menyuplai beras bagi 33,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta mengelola program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Rizal optimis, melalui pengelolaan biaya yang efisien, kualitas kemasan tetap terjaga tanpa harus membebankan biaya tambahan kepada rakyat.

Daftar HET Beras Saat Ini Sebagai informasi, pemerintah masih memberlakukan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk menjaga keterjangkauan. Berikut rinciannya:

Beras Medium: Rp13.500/kg.
Beras Premium: Rp14.900/kg.
Sementara itu, untuk Beras SPHP dijual sesuai zonasi:

Baca Juga: Kunjungan Prabowo ke Rusia, DPR: Momentum Dorong Perdamaian dan Ketahanan Energi

Zona 1 (Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, Sulawesi): Rp12.500/kg.
Zona 2 (Sumatra kecuali Lampung & Sumsel, NTT, Kalimantan): Rp13.100/kg.
Zona 3 (Maluku, Papua): Rp13.500/kg. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Jombang, Jawa Timur, untuk menghadiri dan membuka secara resmi Muktamar Ke-35 NU d...

news | 15:24 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mendorong pemda memperkuat pelestarian 729 bahasa daerah di Indonesia agar terhindar dari kepun...

news | 15:30 WIB

Survei DSI Agustus 2026 mencatat 62,4% publik menilai pemerintah Presiden Prabowo Subianto serius memberantas korupsi da...

news | 15:17 WIB

Pimpinan DPR RI berjanji mengesahkan RUU Perampasan Aset pada 15 Desember 2026. Sufmi Dasco Ahmad bahkan siap mundur dar...

news | 13:30 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan Gedung DPR terbuka menerima aspirasi masyarakat sesuai prosedur. Simak mekanismeny...

news | 13:15 WIB