Kunjungan Prabowo ke Rusia, DPR: Momentum Dorong Perdamaian dan Ketahanan Energi

Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh menilai kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia strategis untuk mendorong gencatan senjata di Timur Tengah dan amankan stok energi nasional.

Elara | MataMata.com
Senin, 13 April 2026 | 14:35 WIB
Kunjungan Prabowo ke Rusia, DPR: Momentum Dorong Perdamaian dan Ketahanan Energi

Kunjungan Prabowo ke Rusia, DPR: Momentum Dorong Perdamaian dan Ketahanan Energi

matamata.com - Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, menilai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin memiliki peran krusial. Kunjungan ini dianggap strategis dalam mendorong perdamaian konflik global di Timur Tengah sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Soleh menyatakan bahwa langkah ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menavigasi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

"Kunjungan ke Rusia sangat penting dalam membahas kondisi geopolitik global. Ini menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam mewujudkan keamanan dan perdamaian dunia," ujar Soleh dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Menurut Soleh, diplomasi langsung antara Presiden Prabowo dan Putin diharapkan mampu mendorong terciptanya gencatan senjata permanen di kawasan Timur Tengah. Ia menyoroti posisi Rusia yang memiliki akses komunikasi kuat dengan Iran, terutama saat negosiasi dengan pihak Barat mengalami kebuntuan.

"Indonesia bersama Rusia harus menyuarakan perdamaian dunia. Kita bisa mengusulkan gencatan senjata dan mendorong penghentian berbagai konflik bersenjata," ucapnya.

Soleh menilai posisi Indonesia sebagai negara nonblok sangat menguntungkan untuk mengambil peran mediator. Dengan posisi Rusia yang strategis saat ini, ruang diplomasi bagi Indonesia terbuka lebar untuk menjembatani pihak-pihak yang bertikai.

Penguatan Sektor Energi Selain isu perdamaian, Soleh menekankan pentingnya penguatan kerja sama bilateral di sektor energi. Ia mengharapkan kunjungan ini menghasilkan kesepakatan konkret untuk menjamin stabilitas pasokan minyak ke tanah air.

"Presiden Prabowo juga bisa menguatkan kerja sama energi sehingga pasokan minyak tetap aman dan stabil. Ini penting agar tidak terjadi gejolak harga yang berdampak pada perekonomian nasional," tuturnya.

Kerja sama strategis ini, lanjut Soleh, akan menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan energi Indonesia di tengah ketidakpastian situasi dunia. DPR berharap Indonesia semakin aktif di panggung diplomasi global tanpa mengesampingkan kepentingan ekonomi nasional. (Antara)

Baca Juga: Kemensos Kaji Penebalan Bansos 2026 untuk Jaga Daya Beli, Cair Pekan Ketiga April

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

PT BYD Motor Indonesia resmi mengubah nama merek Denza menjadi Danza per 1 Oktober 2026 akibat sengketa merek. BYD pasti...

news | 16:30 WIB

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menegaskan penghentian ekspor benih bening lobster (BBL) berlaku selamanya. Pemerintah...

news | 16:34 WIB

Arrmanatha Nasir resmi menerima jabatan Menlu RI dari Sugiono di Gedung Pancasila Kemlu. Sugiono kini mengemban amanat b...

news | 13:00 WIB

Kemenag kembangkan Kurikulum Cinta bernuansa ekoteologi untuk menanamkan kesadaran merawat lingkungan dan kasih sayang s...

news | 12:30 WIB

Komisi III DPR mendukung rotasi ratusan pejabat Polri oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, namun mengingatkan penting...

news | 12:18 WIB