Pertamina Patra Niaga Jamin Distribusi BBM Optimal dan Harga Tetap

Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM nasional berjalan lancar dan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi tidak mengalami kenaikan. Simak selengkapnya.

Elara | MataMata.com
Rabu, 01 April 2026 | 10:15 WIB
SPBU Pertamina. ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga

SPBU Pertamina. ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga

Matamata.com - PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh wilayah Indonesia berjalan optimal. Selain menjaga pasokan, perusahaan juga menegaskan tidak ada kenaikan harga BBM, baik untuk jenis subsidi maupun nonsubsidi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa langkah ini diambil melalui penguatan koordinasi dengan pemasok serta optimalisasi sistem distribusi.

"Kami terus melakukan upaya maksimal dalam menghadapi dinamika yang ada. Prioritas kami adalah keandalan layanan dan kesinambungan distribusi energi nasional," ujar Roberth dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Roberth menekankan bahwa Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjalankan kebijakan pemerintah untuk tidak melakukan penyesuaian harga BBM saat ini. Hal ini berlaku bagi produk subsidi seperti Pertalite dan Solar, maupun produk nonsubsidi seperti Pertamax Series dan Dex Series.

"Selain menjaga harga tetap stabil, kami melakukan negosiasi strategis dengan supplier untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga bagi masyarakat," tambahnya.

Di sisi lain, Pertamina mengajak masyarakat untuk mulai membudayakan perilaku hemat energi, baik dalam skala pribadi maupun institusi. Penggunaan energi yang bertanggung jawab dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum terverifikasi kebenarannya.

"Kami harap masyarakat tidak terpicu melakukan aksi borong atau panic buying. Partisipasi warga dalam mengonsumsi BBM secara wajar akan sangat membantu kelancaran distribusi di lapangan," jelas Roberth.

Melalui sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Pertamina optimistis ketersediaan energi nasional dapat terus terjaga demi mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Antara)

Baca Juga: KPK Fokus Periksa Biro Haji untuk Pulihkan Kerugian Negara Rp622 Miliar

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 dan mengajak umat Kristiani mendoakan perdamaian serta k...

news | 18:20 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB