Menteri UMKM Berikan Relaksasi KUR dan Bunga 0 Persen untuk Pelaku Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Pemerintah resmi berikan relaksasi KUR dan bunga 0% bagi 193 ribu UMKM terdampak bencana di Sumut, Sumbar, dan Aceh. Simak skema pemulihannya di sini.

Elara | MataMata.com
Kamis, 12 Maret 2026 | 06:15 WIB
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah RI Maman Abdurrahman (kedua kiri) didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (kedua kanan) menghadiri rapat koordinasi Penyaluran KUR Pascabencana Sumatera di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (11/3/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Sumut

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah RI Maman Abdurrahman (kedua kiri) didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (kedua kanan) menghadiri rapat koordinasi Penyaluran KUR Pascabencana Sumatera di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (11/3/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Sumut

Matamata.com - Pemerintah pusat resmi meluncurkan program pemulihan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak bencana di tiga provinsi Sumatera: Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat, dan Aceh.

Salah satu poin utamanya adalah penghapusan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga nol persen untuk tahun ini.

Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, mengungkapkan bahwa hingga saat ini tercatat sekitar 193 ribu debitur KUR yang terdampak bencana di ketiga wilayah tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 44 ribu debitur berada di Sumatera Utara.

"Beberapa bentuk relaksasi yang kami berikan antara lain perpanjangan masa pinjaman, restrukturisasi kredit, hingga keringanan suku bunga. Tahun ini bunga kami hilangkan menjadi nol persen, baru tahun depan naik perlahan ke tiga persen," tegas Maman usai rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (11/3/2026).

Sinkronisasi Data hingga Akhir Maret Maman memperkirakan jumlah pelaku usaha yang terdampak masih akan terus bertambah seiring proses pemetaan yang berlangsung hingga 31 Maret 2026.

Ia juga menginstruksikan perbankan, khususnya Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), untuk mengidentifikasi dengan saksama kemampuan bayar setiap debitur yang terdampak bencana hidrometeorologi akhir 2025 lalu.

"Kami harus memilah mana pelaku UMKM yang memang sudah kehilangan kemampuan membayar total, dan mana yang masih memiliki potensi untuk bangkit kembali," tambahnya.

Langkah Cepat Pemerintah Daerah Merespons kebijakan tersebut, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan komitmennya untuk mempercepat sinkronisasi data antara pemerintah daerah, perbankan, dan pemerintah pusat. Targetnya, data final harus rampung dalam satu minggu ke depan.

Bobby menekankan bahwa dampak bencana bagi pelaku UMKM sangat berat karena tidak hanya merusak tempat tinggal, tetapi juga menghancurkan alat produksi dan lokasi usaha.

"Banyak yang kehilangan peralatan produksi dan bangunan usaha. Ini adalah persoalan krusial kedua setelah kerusakan tempat tinggal. Saat ini ekonomi di daerah terdampak mulai bangkit, dan dukungan permodalan ini sangat kami butuhkan," kata Bobby.

Baca Juga: Khofifah: Buruh Pilar Ekonomi Jatim, Pengusaha Wajib Bayar THR Tepat Waktu

Penajaman data ini diharapkan dapat memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran, sehingga proses pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana dapat berjalan lebih cepat sebelum kuartal kedua tahun ini berakhir. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 dan mengajak umat Kristiani mendoakan perdamaian serta k...

news | 18:20 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB