Gubernur Sumut Targetkan Verifikasi Data 30.875 Rumah Terdampak Banjir Tuntas Akhir 2025

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, mempercepat realisasi pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera Utara. Langkah percepatan difokuskan pada penyelesaian verifikasi data kerusaka

Elara | MataMata.com
Jum'at, 26 Desember 2025 | 07:15 WIB
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution (kedua kiri) didamping Wakil Gubernur Sumut Surya (kedua kanan) mengikuti rapat pembahasan pembangunan hunian tetap pascabencana Sumatera bersama sejumlah menteri secara daring, di Medan, Kamis (25/12/2025). ANTARA/HO-Diskominfo Sumut

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution (kedua kiri) didamping Wakil Gubernur Sumut Surya (kedua kanan) mengikuti rapat pembahasan pembangunan hunian tetap pascabencana Sumatera bersama sejumlah menteri secara daring, di Medan, Kamis (25/12/2025). ANTARA/HO-Diskominfo Sumut

Matamata.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, mempercepat realisasi pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera Utara. Langkah percepatan difokuskan pada penyelesaian verifikasi data kerusakan bangunan dan penyediaan lahan.

Bobby menjelaskan bahwa proses pendataan saat ini mencakup rumah dengan kategori rusak ringan, sedang, berat, hingga hilang. Berdasarkan data sementara, terdapat puluhan ribu unit rumah yang terdampak bencana tersebut.

"Secara keseluruhan unit rumah masyarakat (yang rusak, Red) ada 30.875 rumah, sekarang datanya by name by address," ujar Bobby usai mengikuti rapat koordinasi pembangunan huntap bersama sejumlah menteri secara daring di Medan, Kamis (25/12).

Pemerintah Provinsi Sumut menargetkan seluruh proses verifikasi rampung pada penghujung tahun ini agar pembangunan fisik dapat segera dilaksanakan. "Sekarang masuk tahap verifikasi. Akhir 2025, kami harapkan verifikasi selesai," tambah Bobby.

Selain pendataan, fokus utama lainnya adalah penyediaan lahan. Di Kabupaten Tapanuli Selatan, lahan seluas 227 unit telah disiapkan di Kebun Karet Hapesong milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV, Desa Hapesong Baru.

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Yayasan Buddha Tzu Chi, serta pemerintah daerah.

"Sementara pemerintah daerah mulai pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota di Sumut menyiapkan lahannya," kata Bobby.

Menteri PKP RI, Maruarar Sirait, memberikan apresiasi atas koordinasi yang dilakukan Gubernur Sumut. Ia meminta agar proses pembangunan terus dikawal secara ketat hingga tenggat waktu yang ditentukan.

"Saya senang sekali, karena Gubernur bisa mengoordinasikan dengan baik. Tolong dikawal ya, Pak Gubernur. Itu contoh di Tapanuli Utara, saya sudah kunci (selesai 21 Maret 2026, Red)," ujar Maruarar.

Sebelumnya, pada Minggu (21/12), Menteri PKP bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Wakil Gubernur Sumut Surya telah melakukan peletakan batu pertama di Lahan Asrama Haji Pinangsori, Tapanuli Tengah.

Baca Juga: Tinjau Perayaan Natal di Katedral Manado, Menag Nasaruddin Umar Tekankan Nilai Solidaritas

Kementerian PKP merinci pembangunan huntap akan tersebar di empat titik, yakni:

Sibolga: 200 unit (lokasi di area GOR)
Tapanuli Tengah: 118 unit (lokasi di Asrama Haji Pinangsori)
Tapanuli Utara: 103 unit (lokasi di Desa Sibalanga)
Tapanuli Selatan: 227 unit (lokasi di Kebun Karet Hapesong)

"Jadi saya kunci, semua kolaborasi, tanahnya pemda, provinsi turun tangan langsung bagus, bupati juga bagus mengawasi," pungkas Maruarar. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan pemerintah tidak akan melonggarkan kebijakan...

news | 15:30 WIB

Mendag Budi Santoso mengimbau produsen memperbanyak 'second brand' minyak goreng guna mengurangi ketergantungan pada Min...

news | 14:32 WIB

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menega...

news | 14:30 WIB

Menag Nasaruddin Umar pastikan rehabilitasi 650 madrasah di Sumatera rampung. Kemenag kucurkan dana ratusan miliar untuk...

news | 11:15 WIB

Pemerintah Jepang kucurkan dana Rp1,08 triliun untuk proyek konservasi pantai Bali Fase II hingga 2028. Meliputi Kuta, S...

news | 11:00 WIB

Danantara resmi ambil alih proyek PLTSa Samarinda sesuai regulasi 2026. Kerja sama dengan investor Korea Selatan otomati...

news | 10:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon tegaskan MTN Seni Budaya adalah fondasi Indonesia Emas 2045. Simak upaya pemerintah sejahte...

news | 09:15 WIB

Pandji Pragiwaksono jalani ritual sanksi adat Masosorang Rengnge di Tana Toraja terkait materi Rambu Solo. Simak proses ...

news | 08:15 WIB

Pelatih Persib Bojan Hodak buka suara usai timnya kalah 0-3 dari Ratchaburi di ACL II. Simak evaluasi lini tengah dan pe...

news | 07:15 WIB

Anggota DPR Hendry Munief soroti tren warga Singapura belanja ke Batam akibat pelemahan ekonomi. Simak peluang dan risik...

news | 06:00 WIB