Cak Imin Instruksikan Kader PKB dan Panji Bangsa Hadirkan Keadilan bagi Rakyat

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) instruksikan kader dan Panji Bangsa untuk perjuangkan keadilan rakyat. Simak pesan ideologisnya di acara Tadarus Budaya.

Elara | MataMata.com
Rabu, 11 Maret 2026 | 09:15 WIB
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar saat menghadiri acara Tadarus Budaya yang bertajuk “Menyambut Nuzululqur’an dengan Cinta dan Doa Bersama untuk Iran” di Jakarta, Selasa (10/3/2026). (ANTARA/HO-PKB)

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar saat menghadiri acara Tadarus Budaya yang bertajuk “Menyambut Nuzululqur’an dengan Cinta dan Doa Bersama untuk Iran” di Jakarta, Selasa (10/3/2026). (ANTARA/HO-PKB)

Matamata.com - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, memberikan instruksi tegas kepada seluruh kader partainya untuk konsisten menghadirkan keadilan nyata bagi rakyat Indonesia.

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini menekankan bahwa keadilan merupakan pondasi utama untuk mencapai rasa aman dan selamat bagi bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Cak Imin saat menghadiri acara Tadarus Budaya bertajuk “Menyambut Nuzululqur’an dengan Cinta dan Doa Bersama untuk Iran” di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Dalam orasinya, Cak Imin memandang visi Al-Qur’an tentang kedamaian hanya bisa terwujud jika keadilan ditegakkan. Ia mengingatkan bahwa keadilan bukan sesuatu yang bersifat pasif.

"Keadilan harus terus dihadirkan. Keadilan tidak bisa datang begitu saja dari langit. Itu adalah amanat bagi seorang pemimpin. Esensinya adalah mendekatkan akses bagi mereka yang menderita,” ujar Cak Imin di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR RI ini mengingatkan para pemimpin, terutama kader PKB yang duduk di pemerintahan maupun legislatif, bahwa keadilan memerlukan upaya politik yang serius dan terukur.

Secara khusus, Cak Imin memberikan instruksi kepada badan otonom PKB, Panji Bangsa, untuk menjadi garda terdepan dalam membela hak-hak umat dan warga negara yang terpinggirkan.

“Saya minta Panji Bangsa hadir untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat, umat, bangsa, dan negara. Terutama bagi mereka yang selama ini sulit mengakses kesejahteraan,” tegasnya.

Acara Tadarus Budaya ini ditutup dengan doa bersama, merefleksikan semangat Nuzululqur’an sebagai inspirasi untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan dan kebangsaan. (Antara)

Baca Juga: Dipandu Irfan Hakim, RCTI Kembali Hadirkan Tabligh Akbar 'Penyejuk Hati' Live dari Bogor

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 dan mengajak umat Kristiani mendoakan perdamaian serta k...

news | 18:20 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB