Ketua Umum PKB sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menanggapi santai kelaka

Ketua Umum PKB sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menanggapi santai kelakar Presiden Prabowo Subianto yang menyebut partainya harus terus diawasi.

Elara | MataMata.com
Rabu, 07 Januari 2026 | 10:15 WIB
Coordinating Minister for Community Empowerment Abdul Muhaimin Iskandar. ANTARA/Anita Permata Dewi

Coordinating Minister for Community Empowerment Abdul Muhaimin Iskandar. ANTARA/Anita Permata Dewi

Matamata.com - Ketua Umum PKB sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menanggapi santai kelakar Presiden Prabowo Subianto yang menyebut partainya harus terus diawasi. Muhaimin meyakini pernyataan tersebut murni candaan antarsahabat dalam koalisi.

"Ya, itu bercanda, bercanda," kata pria yang akrab disapa Cak Imin itu selepas menghadiri retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026) malam.

Ia membantah anggapan bahwa kelakar tersebut merupakan sinyal kekhawatiran Presiden terhadap manuver politik PKB di masa depan. Menurutnya, aksi saling lempar candaan atau gojlokan adalah hal yang lumrah terjadi dalam pertemuan internal mereka.

"Enggak ada (yang perlu diawasi). Sering begitu, bercanda begitu saja," ujar Muhaimin sambil berlalu menuju kendaraannya.

Sebelumnya, dalam sesi pembukaan retret yang mengumpulkan seluruh pimpinan partai koalisi, Presiden Prabowo menegaskan bahwa koalisi pendukung pemerintah saat ini sangat kuat. Di penghujung arahannya, Prabowo sempat melontarkan candaan yang memancing tawa peserta retret.

"Di sini koalisi kita kuat ya? Ketua-ketua partai semua ada di sini ya? Ada. Ketua PKB ada? Oh, kayak Pak PKB yang harus diawasi terus nih," ujar Prabowo seraya menutup taklimatnya.

Sebagai informasi, PKB merupakan salah satu partai yang bergabung ke barisan pemerintah pasca-Pilpres 2024. Sebelumnya, Muhaimin Iskandar merupakan cawapres pendamping Anies Baswedan yang menjadi rival pasangan Prabowo-Gibran.

Namun, sejak Kabinet Merah Putih terbentuk, PKB resmi menjadi bagian dari koalisi strategis bersama partai lain seperti PKS dan NasDem.

Posisi Muhaimin sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat menjadi bukti nyata rekonsiliasi politik dan kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo kepada PKB dalam menjalankan roda pemerintahan 2024-2029. (Antara)

Baca Juga: Kejar Target Maret, Prabowo Minta 18 Proyek Hilirisasi Senilai Rp600 Triliun Segera Eksekusi!

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Peneliti BRIN kembangkan teknologi DBD Plasma untuk produksi amonia (pupuk nitrogen) yang lebih ramah lingkungan, hemat ...

news | 14:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah investasi jangka panjang untuk mencetak ...

news | 13:27 WIB

KPK tegaskan pemeriksaan saksi dan layanan publik seperti LHKPN tetap berjalan normal meski kebijakan WFH nasional setia...

news | 13:23 WIB

Menag Nasaruddin Umar resmi menerapkan kebijakan WFH setiap Jumat bagi ASN Kemenag mulai 10 April 2026 sebagai bagian da...

news | 13:00 WIB

KPK menyerahkan aset rampasan senilai Rp3,88 miliar dari koruptor Tagop Soulisa dan Puput Tantriana ke Kementerian PU un...

news | 12:55 WIB

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik kendaraan listrik di Magelang dan menegaskan pentingnya kemandirian energi. ...

news | 12:15 WIB

Kemenag menjamin layanan legalisasi buku nikah tetap buka di tengah kebijakan WFH Jumat. Simak jadwal operasional dan lo...

news | 11:30 WIB

PM Lebanon Nawaf Salam meminta bantuan Pakistan untuk menghentikan serangan Israel. Simak detail kesepakatan AS-Iran dan...

news | 07:45 WIB

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung dari Pesawat Kepresidenan kepada pilot jet tempur TNI AU dalam m...

news | 06:59 WIB

Kemenhaj menegaskan Arab Saudi tidak menerbitkan visa furoda tahun ini. Wamenhaj Dahnil Anzar ingatkan masyarakat waspad...

news | 16:29 WIB